Tak Munculkan Distorsi, Pemerintah Evaluasi Input Data Angka Kematian

Selasa, 10 Agustus 2021 - 03:19 WIB
loading...
Tak Munculkan Distorsi,...
Menko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan, pelaksanaan PPKM Level 4 yang dimulai sejak 3 Juli dan saat ini kembali diperpanjang. Foto/SINDOnews/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Menko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan, pelaksanaan PPKM Level 4 yang dimulai sejak 3 Juli dan saat ini kembali diperpanjang hingga 16 Agustus 2021 diaanggap berhasil menekan laju penyebaran atau angka Covid-19 di Indonesia.

Baca juga: Airlangga Sebut Tren Kasus Corona Menurun, Level 3 di Luar Jawa Boleh Belajar Tatap Muka Meski begitu, laju penurunan terjadi secara fluktuatif dan tercatat untuk wilayah Malang Raya dan Bali jumlah kasus masih relatif masih tinggi.

Baca juga: Update Corona 9 Agustus 2021: 3.686.740 Positif, 3.129.661 Sembuh, 108.571 Meninggal

"Selain jumlah kasus kami juga melihat laju penambahan kematian di Jawa Bali semakin menurun meskipun kondisinya masih bisa dikatakan fluktuatif di masing-masing provinsi," ujarnya saat jumpa pers, Senin (9/8/2021).

Dalam hal ini, kata Luhut, pemerintah juga sangat mewaspadai kenaikan mobilitas yang tercermin dari kenaikan indeks komposit pasca 26 Juli terhadap kenaikan kasus konfirmasi ke depannya.

"Hal ini tentunya akan kami pantau sampai minggu depan mengingat adanya jeda 14 sampai 21 hari dari perubahan indeks komposit terhadap penambahan kasus. Dan ini kami lakukan secara ilmiah dengan bekerjasama dengan Facebook (FB) dan juga bekerja dengan Google dan juga bekerja dengan NASA," ungkapnya.

Di sisi lain, Luhut juga mengatakan, dalam penerapan PPKM level 4 dan 3 yang pemerintah lakukan pada tanggal 10 sampai 16 Agustus 2021 nanti terdapat 26 kota atau Kabupaten yang turun dari level 4 ke level 3. Luhut pun melihat kondisi ini menunjukkan perbaikan kondisi di lapangan yang cukup signifikan.

"Evaluasi tersebut kami lakukan dengan mengeluarkan indikator kematian dalam penilaian, karena kami temukan adanya input data yang merupakan akumulasi angka kematian selama beberapa minggu ke belakang sehingga menimbulkan distorsi dalam penilaian," pungkasnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sikapi Penyakit Super...
Sikapi Penyakit Super Flu di Indonesia, Menkes: Tak Mematikan seperti Covid-19
Tantangan Penyakit Menular...
Tantangan Penyakit Menular Kita
Eks Mensos Juliari Batubara...
Eks Mensos Juliari Batubara Diperiksa KPK Terkait Korupsi Bansos Presiden 2020
Kasus APD Covid-19,...
Kasus APD Covid-19, KPK Ajukan Banding atas Vonis 3 Tahun Eks Pejabat Kemenkes
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Kasus Korupsi APD Covid-19,...
Kasus Korupsi APD Covid-19, Mantan Pejabat Kemenkes Divonis 3 Tahun Penjara
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
Pembuktian Irish Bella...
Pembuktian Irish Bella jadi Produser di Film Horor Dosa, Tayang 11 Juni
RupiahCepat dan Bank...
RupiahCepat dan Bank DBS Kolaborasi Perluas Akses Pembiayaan
Justin Hubner Bisa Absen...
Justin Hubner Bisa Absen Perkuat Timnas Indonesia Lawan Mozambik
Berita Terkini
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Buku Laku Spiritual...
Buku Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia, dan Kejawen Diluncurkan, Kupas Cara Soeharto Tunjuk Pembantunya
Isu Dana Dapur MBG Belum...
Isu Dana Dapur MBG Belum Cair, Nanik S Deyang Sebut Hoaks
Penampakan 2 Tersangka...
Penampakan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji Kenakan Rompi Oranye KPK
Presiden Prabowo Terima...
Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat di Istana Merdeka
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved