Banggar DPR Minta Pemotongan Anggaran K/L untuk Corona Harus Proporsional

Jum'at, 01 Mei 2020 - 11:20 WIB
loading...
Banggar DPR Minta Pemotongan...
Anggota Banggar DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem, Ahmad Sahroni mengapresiasi kebijakan pergeseran dan pemotongan anggaran untuk penanggulangan COVID-19 ini. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Seiring dengan semakin mewabahnya Virus Corona (COVID-19), pemerintah telah mengeluarkan berbagai kebijakan untuk menanggulangi penyebaran virus tersebut. Termasuk salah satunya adalah perombakan postur dan pemangkasan belanja sejumlah Kementerian/Lembaga (K/L) dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020. Semua anggaran itu akan dialihkan untuk penanganan COVID-19.

Menyikapi kebijakan pemotongan ini, Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem Ahmad Sahroni mengapresiasi kebijakan pergeseran dan pemotongan anggaran untuk penanggulangan COVID-19 ini. Namun, dia mengingatkan bahwa pelaksanaannya harus tetap dilakukan secara proporsional.

“Meski begitu, pemotongan anggaran ini adalah suatu kebijakan besar, karenanya saya mengharapkan pemerintah pusat telah menganalisis kebijakan pemotongan itu dengan baik dan benar. Sehingga, pemotongan yang ada itu sudah sesuai dengan porsinya dan proporsional,” ujar Sahroni dalam keterangannya, Senin (13/4/2020).

Wakil Ketua Komisi III DPR ini pun mencontohkan perbandingan pemotongan anggaran bagi mitra Komisi III, yakni Kejaksaan Agung (Kejagung) anggarannya dipotong sebesar Rp1 triliun dari Rp7 triliun menjadi Rp6 triliun atau prosentase penurunan sebesar 14,2%. Di sisi lain, lembaga peradilan lainnya yakni Mahkamah Agung (MA) yang memiliki anggaran lebih besar, yakni Rp10 triliun justru mengalami pemotongan anggaran yang lebih kecil, yakni Rp400 miliar atau prosentase penurunan sebesar 3,8%.

“Di sinilah maksud saya harus proporsionalnya. Kita bisa lihat bahwa anggaran MA lebih besar daripada Kejagung tapi pemotongannya justru lebih kecil. Kebijakan ini patut dipertimbangkan kembali mengingat kedua lembaga negara sama-sama merupakan instrumen hukum yang penting di Indonesia,” terang Sahroni.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
9 Anggota KPI Pusat...
9 Anggota KPI Pusat 2026-2029 Pilihan DPR RI, Ini Daftar Namanya
Tok! DPR Sahkan RUU...
Tok! DPR Sahkan RUU PFII Jadi Undang-Undang
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR RI Hari Ini Sahkan RUU PFII hingga Tetapkan Anggota KPI
Hasil Perampasan Aset...
Hasil Perampasan Aset Diurus Badan Khusus, Komisi III DPR: Perlu Ada Tim Pengawasan
Nanik S Deyang Tidak...
Nanik S Deyang Tidak Hadiri Rapat Laporan Keuangan BGN di Komisi IX DPR
Peradi Profesional Dorong...
Peradi Profesional Dorong RUU HPI Lebih Adaptif Hadapi Hubungan Hukum Lintas Negara
Tepis Hoaks Menolak,...
Tepis Hoaks Menolak, DPR Kebut RUU Aset
HUKUM MATI! DPR RI Geram,...
HUKUM MATI! DPR RI Geram, Sebut Korupsi Eks Jampidsus Sangat Memalukan
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Rekomendasi
Hari Anak Nasional 2026,...
Hari Anak Nasional 2026, Puspadaya Perkuat Sekolah Ramah Anak di Jakarta
Paula Verhoeven Mohon...
Paula Verhoeven Mohon Doa untuk Kiano yang Tengah Dirawat di RS
Mahasiswa Sains Komunikasi...
Mahasiswa Sains Komunikasi MNC University Raih Runner Up 2 Putri Budaya Banten 2026
Berita Terkini
Kemendagri Terus Perkuat...
Kemendagri Terus Perkuat Pengawasan dan Transparansi Tata Kelola Pemerintahan
Bareskrim Polri Tahan...
Bareskrim Polri Tahan 2 Bos Pabrik Gas Whip Pink
Oegroseno Buka Suara...
Oegroseno Buka Suara usai Absen dari Panggilan Kortas Tipidkor: Datang Harus Bawa Data
Mahalnya Harga Stabilitas
Mahalnya Harga Stabilitas
Kasus Pembunuhan Sesama...
Kasus Pembunuhan Sesama WNI di Armenia, Kemlu: 2 Orang Dibebaskan, 4 Masih Diperiksa
KPK Periksa Sekjen Kementerian...
KPK Periksa Sekjen Kementerian ATR/BPN dan Pejabat Kemenhut terkait Kasus Bupati Kuansing
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved