Cerita Dirut Waskita Karya dan Petinggi Bank Mandiri Bertahan di Masa Pandemi
Jum'at, 06 Agustus 2021 - 18:14 WIB
loading...
Diskusi bertajuk Antisipasi Dampak Ekonomi terhadap 8 Juta Tenaga Kerja Industri Jasa Konstruksi dan Jasa Pendukung yang digelar DPP PDIP secara virtual, Jumat (6/8/2021). Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Sejumlah perusahaan konstruksi termasuk perusahaan pelat merah beradaptasi menghadapi pandemi COVID-19 . Tak terelakkan juga bagi PT Waskita Karya (Persero) Tbk yang banyak pekerjanya berada di lapangan.
Menurut Direktur Utama Waskita Karya Destiawan Soewardjono, perusahaan yang dipimpinnya terus berjalan meski masa pandemi telah beberapa kali menghentikan proyek sementara di sejumlah titik. Baca juga: Di Webinar PDIP, OJK Dukung Proyek Infrastruktur Tak Boleh Berhenti Meski Pandemi
"Kami menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat agar proyek kita tetap berjalan. Agar karyawan dan pekerja yang bekerja di lapangan juga aman," ujar Destiawan saat hadir dalam diskusi bertajuk 'Antisipasi Dampak Ekonomi terhadap 8 Juta Tenaga Kerja Industri Jasa Konstruksi dan Jasa Pendukung yang digelar DPP PDIP secara virtual, Jumat (6/8/2021).
Di acara itu, hadir Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto; Menteri PUPR Basuki Hadimuljono; Ketua DPP PDIP Nusyirwan Soedjono; Wadirut Bank Mandiri Alexandra Askandar; dan Dirut PT Jaya Konstruksi Sutopo Kristanto. Pesertanya adalah ratusan kepala daerah serta pengurus PDIP seluruh Indonesia.
Destiawan pun menjabarkan meski terdapat bisnis manufaktur, hampir mayoritas lini bisnis perseroan ditopang konstruksi. Di sektor konstruksi itu pula, Waskita Karya banyak mengerjakan proyek-proyek strategis milik pemerintah dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Data terakhir, sektor konstruksi yang dikerjakan Waskita Karya dari proyek milik PUPR sebanyak 80% dari keseluruhan kontrak yang tersebar di Pulau Jawa, Sulawesi, Sumatera dan Kalimantan hingga wilayah Timur Indonesia.
Menurut Direktur Utama Waskita Karya Destiawan Soewardjono, perusahaan yang dipimpinnya terus berjalan meski masa pandemi telah beberapa kali menghentikan proyek sementara di sejumlah titik. Baca juga: Di Webinar PDIP, OJK Dukung Proyek Infrastruktur Tak Boleh Berhenti Meski Pandemi
"Kami menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat agar proyek kita tetap berjalan. Agar karyawan dan pekerja yang bekerja di lapangan juga aman," ujar Destiawan saat hadir dalam diskusi bertajuk 'Antisipasi Dampak Ekonomi terhadap 8 Juta Tenaga Kerja Industri Jasa Konstruksi dan Jasa Pendukung yang digelar DPP PDIP secara virtual, Jumat (6/8/2021).
Di acara itu, hadir Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto; Menteri PUPR Basuki Hadimuljono; Ketua DPP PDIP Nusyirwan Soedjono; Wadirut Bank Mandiri Alexandra Askandar; dan Dirut PT Jaya Konstruksi Sutopo Kristanto. Pesertanya adalah ratusan kepala daerah serta pengurus PDIP seluruh Indonesia.
Destiawan pun menjabarkan meski terdapat bisnis manufaktur, hampir mayoritas lini bisnis perseroan ditopang konstruksi. Di sektor konstruksi itu pula, Waskita Karya banyak mengerjakan proyek-proyek strategis milik pemerintah dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Data terakhir, sektor konstruksi yang dikerjakan Waskita Karya dari proyek milik PUPR sebanyak 80% dari keseluruhan kontrak yang tersebar di Pulau Jawa, Sulawesi, Sumatera dan Kalimantan hingga wilayah Timur Indonesia.
Lihat Juga :