Cat Ulang dan Ubah Warna Pesawat Kepresidenan Bukan Kebutuhan Mendesak
Selasa, 03 Agustus 2021 - 16:43 WIB
loading...
A
A
A
Dia mengatakan, pengecatan ulang sebuah pesawat itu murni estetika saja. "Dalam D-Check, karena pesawat harus bongkar total, memang lazimnya sekalian cat ulang karena pesawat sudah dioperasikan 24 ribu sampai dengan 40 ribu jam. Saya yakin Pesawat Kepresidenan belum mencapai D-Check yang biayanya bisa jutaan USD. Paling baru tahap C-Check," imbuhnya.
Baca juga: Pesawat Kepresidenan Dicat Ulang, Arief Poyuono: Cuma Mau Gaya-gayaan
Adapun mengenai biaya cat ulang itu dirinya merujuk pada biaya pada umumnya berlaku untuk pengecatan ulang pesawat B737-800 penerbangan sipil. Dia membeberkan ada dua metode pengecatan ulang.
Pertama, Sanding - cat lama diamplas hingga hilang warnanya, tinggal primer dasar, kemudian dicat dengan warna dan pola baru. Kedua, Stripping - cat lama dikupas total hingga ke kulit pesawat (bare metal) kemudian dicat ulang. "Yang lazim dilakukan adalah metoda Sanding. Biaya berkisar USD 100 ribu per pesawat," pungkasnya.
Baca juga: Pesawat Kepresidenan Dicat Ulang, Arief Poyuono: Cuma Mau Gaya-gayaan
Adapun mengenai biaya cat ulang itu dirinya merujuk pada biaya pada umumnya berlaku untuk pengecatan ulang pesawat B737-800 penerbangan sipil. Dia membeberkan ada dua metode pengecatan ulang.
Pertama, Sanding - cat lama diamplas hingga hilang warnanya, tinggal primer dasar, kemudian dicat dengan warna dan pola baru. Kedua, Stripping - cat lama dikupas total hingga ke kulit pesawat (bare metal) kemudian dicat ulang. "Yang lazim dilakukan adalah metoda Sanding. Biaya berkisar USD 100 ribu per pesawat," pungkasnya.
(zik)
Lihat Juga :