Politikus Demokrat: Ada Banyak Hal Urgen Dibanding Cat Pesawat Kepresidenan

Selasa, 03 Agustus 2021 - 14:05 WIB
loading...
Politikus Demokrat:...
Anggota Komisi II DPR dari Fraksi Partai Demokrat, Anwar Hafid mengatakan ada banyak hal yang lebih urgen ketimbangengurusi cat pesawat kepresidenan. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono membenarkan kabar pihaknya melakukan pengecatan ulang pesawat kepresidenan . Pengecatan Pesawat BBJ 2 ini sudah direncanakan sejak 2019 karena bertepatan dengan perayaan HUT ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia di 2020, di mana poses pengecatan sendiri merupakan pekerjaan satu paket dengan Heli Super Puma dan Pesawat RJ.

Heru Budi berkilah, anggarannya sudah dialokasikan Kementerian Sekretariat Negara (Setneg) sejak 2019 dalam APBN. Namun, hal ini tidak meredam beragam kritik dari sejumlah pihak. Baca juga: Pemborosan, Biaya Pengecatan Pesawat Kepresidenan Diperkirakan Tembus Rp2,1 Miliar

Terkait hal ini, anggota Komisi II DPR dari Fraksi Partai Demokrat, Anwar Hafid mengatakan ada banyak hal yang lebih urgen ketimbangengurusi cat pesawat kepresidenan. "Pertama, ada banyak hal yang urgen dibandingkan mengurusi cat pesawat presiden," kata Anwar saat dihubungi, Selasa (3/8/2021). Baca juga: Pesawat Kepresidenan Dicat Ulang, Ini Penjelasan Istana

Anwar menyarankan, sebaiknya pembantu presiden berfokus membantu presiden untuk benar-benar berperang menghadapi pandemi. Jadi alangkah baiknya jika alokasi anggaran untuk pengecatan pesawat ini dialokasikan untuk kebutuhan penanganan pandemi Covid-19. "Alokasi cat pesawat presiden lebih elegan di arahkan bagi kebutuhan tabung oksigen bagi rakyat," sarannya.

Oleh karena itu, mantan Bupati Morowali ini meminta agar pemerintah sebaiknya menghindari dulu kegiatan-kegiatan yang kontraproduktif dengan kondisi rakyat hari ini yang sedang terjepit di antara persoalan kesehatan dan lilitan ekonomi. "Sense of crisis pemerintah benar-benar sedang diuji," tandas Anwar.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
AHY Ingatkan Kader Demokrat...
AHY Ingatkan Kader Demokrat Hasilkan Kebijakan yang Berpihak kepada Rakyat
AHY Dukung Putusan MK...
AHY Dukung Putusan MK yang Pertegas Kuota 30 Persen Caleg Perempuan
Demokrat: Pemerintah...
Demokrat: Pemerintah Tidak Perlu Batasi Masa Jabatan Ketum Parpol
Demokrat Serahkan Urusan...
Demokrat Serahkan Urusan Reshuffle Kabinet ke Presiden: Supaya Bisa Bekerja dengan Nyaman
Hadiri Baksos di Gereja...
Hadiri Baksos di Gereja Katolik Santo Andreas, AHY Salurkan Bantuan untuk Ribuan Jemaat
Dokter Sukarelawan di...
Dokter Sukarelawan di Gaza Menang Pemilihan Pendahuluan Partai Demokrat AS
Partai Demokrat Ancam...
Partai Demokrat Ancam Gugat Trump Terkait Perang Iran
Perkuat Akar Rumput,...
Perkuat Akar Rumput, BMI Demokrat Gelar Muscab dan Pelantikan Serentak se-Tegal Raya
Rekomendasi
MNC University Siapkan...
MNC University Siapkan Program Double Degree dan Pertukaran Mahasiswa dengan Kampus ASEAN
Antipasi Lonjakan Pengguna,...
Antipasi Lonjakan Pengguna, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
Berita Terkini
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved