Dukung PPKM Diperpanjang, Gokar Minta Maksimalkan Vaksin dan Bansos
Selasa, 03 Agustus 2021 - 10:59 WIB
loading...
A
A
A
"Jika diperlukan di berbagai tempat-tempat berkumpulnya warga, misalnya mall, pasar, Rumah Ibadah, Balai warga, dan lain-lain, disediakan tempat vaksinasi agar bisa terjangkau masyarakat. Tentu disertai petugas vaksinator sesuai dengan ketentuan medis," tutur Ace Hasan Syadzily.
Hanya dengan menggencarkan Vaksinasi maka bangsa Indonesia dapat keluar dari penularan Covid-19. Masyarakat harus terus diedukasi untuk melakukan vaksinasi dan bersedia untuk divaksin. Selain itu Ace Hasan Syadzily menyebutkan kebijakan PPKM Level pemerintah harus lebih maksimal dalam mendistribusikan bantuan sosial.
"Saya melihatnya belum maksimal. Program rutin bansos saja seperti PKH dan BPNT belum tersalurkan dengan baik. Apalagi program-program yang ditujukan sebagai safety net dari dampak PPKM ini seperti BST (Bantuan Sosial Tunai) yang jumlah penerimanya jauh lebih banyak," jelas Ace Hasan Syadzily.
Ia memberi contoh misalkan Program PKH yang hingga Juli 2021 sudah terealisasi Rp 5,15 triliun untuk sejumlah 7,44 juta KPM. Padahal target penerima bantuan PKH ini 10 juta KPM. Kemudian pada program Kartu Sembako pada Juli terealisasi Rp 9,4 triliun untuk 15,67 juta KPM dengan jumlah KPM sebanyak 18 juta KPM.
"Jadi program regular saja belum tersalurkan secara maksimal, apalagi program baru seperti BST," tandas Ace Hasan Syadzily.
Hanya dengan menggencarkan Vaksinasi maka bangsa Indonesia dapat keluar dari penularan Covid-19. Masyarakat harus terus diedukasi untuk melakukan vaksinasi dan bersedia untuk divaksin. Selain itu Ace Hasan Syadzily menyebutkan kebijakan PPKM Level pemerintah harus lebih maksimal dalam mendistribusikan bantuan sosial.
"Saya melihatnya belum maksimal. Program rutin bansos saja seperti PKH dan BPNT belum tersalurkan dengan baik. Apalagi program-program yang ditujukan sebagai safety net dari dampak PPKM ini seperti BST (Bantuan Sosial Tunai) yang jumlah penerimanya jauh lebih banyak," jelas Ace Hasan Syadzily.
Ia memberi contoh misalkan Program PKH yang hingga Juli 2021 sudah terealisasi Rp 5,15 triliun untuk sejumlah 7,44 juta KPM. Padahal target penerima bantuan PKH ini 10 juta KPM. Kemudian pada program Kartu Sembako pada Juli terealisasi Rp 9,4 triliun untuk 15,67 juta KPM dengan jumlah KPM sebanyak 18 juta KPM.
"Jadi program regular saja belum tersalurkan secara maksimal, apalagi program baru seperti BST," tandas Ace Hasan Syadzily.
(maf)
Lihat Juga :