Somasi Moeldoko, Pengamat Sebut ICW Harus Hati-hati dalam Menuduh
Selasa, 03 Agustus 2021 - 10:08 WIB
loading...
Pengamat Politik, Rudi S Kamri, mendukung upaya Moeldoko melakukan somasi kepada ICW yang menuding mendapat keuntungan. produk Ivermectin untuk obat Covid-19. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pengamat Politik, Rudi S Kamri, mendukung upaya Moeldoko menggugat atau melakukan somasi kepada Indonesia Corruption Watch (ICW) yang menuding adanya indikasi kuat pejabat-pejabat publik salah satunya disebutkan Moeldoko mempunyai kaitan dengan perburuan rente untuk mendapatkan keuntungan produk Ivermectin untuk obat Covid-19.
Baca juga: ICW Nilai Diterbitkannya Red Notice Harun Masiku Cara KPK Redam Kritik Masyarakat
Menurutnya, hal itu perlu dilakukan untuk membungkam arogansi ICW yang sudah kebablasan. Selain itu, lanjutnya, supaya ICW tidak terlalu sering merasa paling benar dengan mengumbar otoritas kebenaran seolah-olah hanya miliknya dan mengglorifikasikan dirinya berlebihan.
Baca juga: Rencana Moeldoko Tempuh Jalur Hukum dan Somasi ICW Dinilai Perlu Didukung
"Saatnya ICW juga harus hati-hati jangan mudah menuduh orang. Saya mendukung somasi dari Jenderal Moeldoko kepada ICW, ini sebagai kontrol sosial juga kepada organisasi-organisasi yang terlalu sering memonopoli kebenaran, seolah-olah kalau ICW sudah berfatwa itu dianggap paling benar, padahal belum tentu," ujar Rudi yang disampaikan melalui Channel Youtube Kanal Anak Bangsa, Senin (2/8/21).
Baca juga: ICW Nilai Diterbitkannya Red Notice Harun Masiku Cara KPK Redam Kritik Masyarakat
Menurutnya, hal itu perlu dilakukan untuk membungkam arogansi ICW yang sudah kebablasan. Selain itu, lanjutnya, supaya ICW tidak terlalu sering merasa paling benar dengan mengumbar otoritas kebenaran seolah-olah hanya miliknya dan mengglorifikasikan dirinya berlebihan.
Baca juga: Rencana Moeldoko Tempuh Jalur Hukum dan Somasi ICW Dinilai Perlu Didukung
"Saatnya ICW juga harus hati-hati jangan mudah menuduh orang. Saya mendukung somasi dari Jenderal Moeldoko kepada ICW, ini sebagai kontrol sosial juga kepada organisasi-organisasi yang terlalu sering memonopoli kebenaran, seolah-olah kalau ICW sudah berfatwa itu dianggap paling benar, padahal belum tentu," ujar Rudi yang disampaikan melalui Channel Youtube Kanal Anak Bangsa, Senin (2/8/21).
Lihat Juga :