Kasatgas Ungkap Varian Delta Jadi Penyebab Corona di 34 Provinsi Melonjak
Senin, 02 Agustus 2021 - 10:55 WIB
loading...
Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Penanganan Covid-19, Ganip Warsito melaporkan saat ini kasus aktif Covid-19 di 34 provinsi di Tanah Air terus melonjak. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Penanganan Covid-19, Ganip Warsito melaporkan saat ini kasus aktif Covid-19 (virus Corona) di 34 provinsi di Tanah Air melonjak. Bahkan, angka kematian akibat Covid-19 di sejumlah provinsi dalam waktu 1 pekan terakhir juga naik.
Baca juga: Varian Delta Plus Kebal Vaksin, Ahli Tegaskan Pakai Masker Harga Mati
"34 provinsi di Indonesia saat ini memiliki tren kasus aktif yang meningkat. Jawa Tengah menjadi provinsi dengan kenaikan angka kematian tertinggi dalam waktu 1 pekan terakhir naik sebesar 55,5%, Jawa Timur naik 33,4%, DKI Jakarta 66,8%, Kalimantan Timur naik 62,4%, dan Daerah Istimewa Yogyakarta naik 33,7%,” ungkap Ganip dalam pembukaan Webinar Peningkatan Kapasitas Kepemimpinan Kolaboratif dalam Mempercepat Penanganan Pandemi Covid-19, Senin (2/8/2021).
Baca juga: Masuk Indonesia, Ini Perbedaan Mencolok Varian Delta Plus dengan yang Biasa
Ganip mengungkapkan penyebab lonjakan kasus Covid-19 adalah akibat adanya varian Delta. “Kita mengetahui bahwa beberapa pekan belakangan ini jumlah kasus aktif melonjak cukup drastis mengingat banyaknya kasus baru dari adanya varian Delta,” tegasnya.
Baca juga: Varian Delta Plus Kebal Vaksin, Ahli Tegaskan Pakai Masker Harga Mati
"34 provinsi di Indonesia saat ini memiliki tren kasus aktif yang meningkat. Jawa Tengah menjadi provinsi dengan kenaikan angka kematian tertinggi dalam waktu 1 pekan terakhir naik sebesar 55,5%, Jawa Timur naik 33,4%, DKI Jakarta 66,8%, Kalimantan Timur naik 62,4%, dan Daerah Istimewa Yogyakarta naik 33,7%,” ungkap Ganip dalam pembukaan Webinar Peningkatan Kapasitas Kepemimpinan Kolaboratif dalam Mempercepat Penanganan Pandemi Covid-19, Senin (2/8/2021).
Baca juga: Masuk Indonesia, Ini Perbedaan Mencolok Varian Delta Plus dengan yang Biasa
Ganip mengungkapkan penyebab lonjakan kasus Covid-19 adalah akibat adanya varian Delta. “Kita mengetahui bahwa beberapa pekan belakangan ini jumlah kasus aktif melonjak cukup drastis mengingat banyaknya kasus baru dari adanya varian Delta,” tegasnya.
Lihat Juga :