Data BMKG Sangat Dibutuhkan Pemda untuk Lindungi Warga dari Bencana

Jum'at, 30 Juli 2021 - 07:15 WIB
loading...
Data BMKG Sangat Dibutuhkan...
Sejumlah warga melihat kantor Gubernur Sulawesi Barat yang rusak akibat gempa bumi di Mamuju, Sulawesi Barat, Jumat (15/01/21). FOTO/REUTERS/ANTARA/AKBAR TADO
A A A
JAKARTA - Pelaksana Harian (Plh) Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan, Suhajar Diantoro mengatakan data yang dikeluarkan Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG ) merupakan nilai penting yang diperlukan pemerintah daerah (pemda). Data ini berfungsi untuk penguatan Pemda dalam menangani urusan bencana dengan tetap mengedepankan Standar Pelayanan Minimal (SPM).

"Dari sekian urusan konkueren yang diserahkan kepada pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, enam di antaranya adalah urusan wajib. Enam urusan ini harus menjadi prioritas dari seluruh gubernur, bupati dan wali kota dan harus terukur berdasarkan SPM, termasuk dalam menangani bencana, di mana data, output dari BMKG sangat dibutuhkan oleh pemerintah daerah," kata Suhajar Diantoro dalam talkshow rakorbangnas BMKG yang disiarkan dalam kanal YouTube infoBMKG, Kamis (29/07/2021).

Suhajar menambahkan, SPM tersebut harus diikuti oleh setiap pemda. Informasi rawan bencana merupakan salah satu bentuk pemenuhan standar pelayanan minimal sebagai tanggung jawab dalam melindungi warganya.

Baca juga: Muhammad Mansur Dokeng, Dewa Penyelamat dari Siklon Tropis Seroja

"Di sinilah letak koordinasi yang paling strategis antara data-data BMKG yang terhimpun dari informasi BMKG yang dapat dipakai oleh daerah, dalam rangka memenuhi standar pelayanan minimal untuk melindungi warganya di wilayah tempat mereka bertanggung jawab bekerja," katanya.

Dia mencontohkan, jika ada informasi bencana gempa yang mungkin menimbulkan tsunami, maka para kepala daerah harus sudah mengetahui SPM dalam hitungan menit kepada masyarakatnya. "Artinya apabila terjadi sesuatu di daerah tersebut, kepala daerah, bupati, gubernur dan wali kota membuat maklumat kepada warganya, misalnya saya berjanji akan mengevakuasi rakyat dalam waktu selama-lamanya 30 menit," ujarnya.

Suhajar kembali menegaskan bahwa peran BMKG sangat penting untuk berkoordinasi dengan pemda. Jika koordinasi berjalan dengan baik, maka akan berdampak pada strategi penanganan bencana. "Oleh karena itu, teman-teman daerah manfaatkan informasi-informasi dari BMKG, untuk menyimpulkan warna apa yang ada di daerahnya," katanya.

Baca juga: Frekuensi Bencana Meningkat, Jokowi Sampaikan 4 Arahan kepada BMKG
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mendagri Berikan Penghargaan...
Mendagri Berikan Penghargaan Satyalancana kepada 7 Tokoh Atas Inovasi Sektor Maritim
Pantau Badai Monsun...
Pantau Badai Monsun di Teluk Benggala, BMKG Ungkap Dampaknya ke Indonesia
Perkuat Penanganan Bencana...
Perkuat Penanganan Bencana Daerah, Kemendagri Dorong Transformasi Tata Kelola BPBD
BNPB Ungkap Indonesia...
BNPB Ungkap Indonesia Peringkat Ketiga Negara dengan Risiko Bencana Tertinggi di Dunia
Dialog Terbuka Presiden...
Dialog Terbuka Presiden Prabowo Perlu Diperluas ke Kementerian hingga Pemda
Kemendagri Canangkan...
Kemendagri Canangkan Satpol PP sebagai Pelopor Gerakan Indonesia Asri
Ratusan Kepsek di Sulsel...
Ratusan Kepsek di Sulsel Mundur Buntut Temuan BPK Terkait Dana BOS, DPR Dorong Evaluasi
BMKG Ungkap 5 Daerah...
BMKG Ungkap 5 Daerah Tak Diguyur Hujan Lebih Sebulan, Probolinggo Terlama
Hujan Diprediksi Guyur...
Hujan Diprediksi Guyur Sebagian Besar Jakarta Siang hingga Sore Hari Ini
Rekomendasi
Iran Bangkit Dua Kali,...
Iran Bangkit Dua Kali, Imbangi Selandia Baru 2-2 di Piala Dunia 2026
Soal Insiden di UGM,...
Soal Insiden di UGM, Wamentan: Kita Demokratis, Siap Diskusi dengan Siapapun
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Berita Terkini
Presiden Prabowo: Selamat...
Presiden Prabowo: Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H
Indonesia Tunjukkan...
Indonesia Tunjukkan Kerukunan Antaragama ke Presiden Jerman di Istiqlal dan Katedral
Gelombang I Berakhir,...
Gelombang I Berakhir, 245 Kloter Jemaah Haji Telah Diberangkatkan ke Tanah Air
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
Telusuri Aset Tersangka...
Telusuri Aset Tersangka Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Pengelola Apartemen
Infografis
3 Anggota NATO Tolak...
3 Anggota NATO Tolak Gagasan Trump untuk Mengusir Warga Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved