Tekankan Pengendalian, Ketua Satgas: Tak Ada Seorangpun Kebal Corona
Kamis, 29 Juli 2021 - 15:37 WIB
loading...
Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Ganip Warsito menegaskan dalam pengendalian Covid-19 (virus Corona) di hulu sampai hilir harus terintegrasi. Foto/Binti Mufarida
A
A
A
JAKARTA - Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Letjen TNI Ganip Warsito menegaskan dalam pengendalian Covid-19 (virus Corona) di hulu sampai hilir harus terintegrasi.
Baca juga: Varian Baru Virus Corona Lebih Menular, Eks Direktur WHO: Tingkatkan WGS
Ganip menegaskan, Posko Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro di daerah harus menjadi ujung tombaknya.
"Antara penanganan di hulu dan di hilir ini harus kolaboratif. Harus menjadi satu rangkaian penanganan Covid-19 yang terintegrasi dengan baik," tegas Ganip dalam keterangan yang diterima, Kamis (29/7/2021).
Baca juga: Angka Kesembuhan Corona Capai 39.767 Sehari, DKI Jakarta Terbanyak
Adapun implementasinya, PPKM Mikro yang berada di sektor hulu harus menjadi ujung tombak dalam pengendalian Covid-19 dengan melakukan empat fungsi mulai dari pencegahan, pembinaan, pengamanan dan dukungan.
"Hulu harus menjadi garda terdepan. Harus dilakukan oleh Posko PPKM Mikro di tingkat desa dan kelurahan, yang melaksanakan empat fungsi, yakni fungsi pencegahan, fungsi pembinaan, fungsi pengamanan dan fungsi dukungan," jelas Ganip.
Baca juga: WHO Masukkan Virus Corona Lokal Asal Indonesia ke Daftar yang Diawasi
Ganip kembali mengingatkan tentang pentingnya menerapkan protokol kesehatan. Sebab, pembawa atau perantara virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 adalah manusia.
Ganip juga menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada manusia yang kebal terhadap Covid-19. "Virus itu yang membawa manusia," jelas Ganip yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) itu.
"Tidak ada seorangpun yang kebal terhadap Covid-19," pungkasnya.
Baca juga: Varian Baru Virus Corona Lebih Menular, Eks Direktur WHO: Tingkatkan WGS
Ganip menegaskan, Posko Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro di daerah harus menjadi ujung tombaknya.
"Antara penanganan di hulu dan di hilir ini harus kolaboratif. Harus menjadi satu rangkaian penanganan Covid-19 yang terintegrasi dengan baik," tegas Ganip dalam keterangan yang diterima, Kamis (29/7/2021).
Baca juga: Angka Kesembuhan Corona Capai 39.767 Sehari, DKI Jakarta Terbanyak
Adapun implementasinya, PPKM Mikro yang berada di sektor hulu harus menjadi ujung tombak dalam pengendalian Covid-19 dengan melakukan empat fungsi mulai dari pencegahan, pembinaan, pengamanan dan dukungan.
"Hulu harus menjadi garda terdepan. Harus dilakukan oleh Posko PPKM Mikro di tingkat desa dan kelurahan, yang melaksanakan empat fungsi, yakni fungsi pencegahan, fungsi pembinaan, fungsi pengamanan dan fungsi dukungan," jelas Ganip.
Baca juga: WHO Masukkan Virus Corona Lokal Asal Indonesia ke Daftar yang Diawasi
Ganip kembali mengingatkan tentang pentingnya menerapkan protokol kesehatan. Sebab, pembawa atau perantara virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 adalah manusia.
Ganip juga menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada manusia yang kebal terhadap Covid-19. "Virus itu yang membawa manusia," jelas Ganip yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) itu.
"Tidak ada seorangpun yang kebal terhadap Covid-19," pungkasnya.
(maf)
Lihat Juga :