Cegah Stunting, Kemkominfo Ajak Remaja Wujudkan Generasi Bebas Anemia
Rabu, 28 Juli 2021 - 19:06 WIB
loading...
A
A
A
Dokter spesialis anak, Dr. dr. Meta Herdiana Hanindita, Sp.A(K) yang juga menjadi pembicara dalam forum Kepoin GenBest, secara lebih lanjut menjelaskan bahwa anemia sering menyerang generasi muda, khususnya remaja putri. Anemia bisa disebabkan oleh banyak hal, salah satu penyebab utamanya adalah defisiensi zat besi.
“Remaja putri beresiko tinggi mengalami anemia akibat defisiensi zat besi karena mengalami menstruasi setiap bulannya. Lalu, secara fisiologis kebutuhan zat besinya memang lebih tinggi, dan mereka sudah memahami body image sehingga melakukan diet tanpa pengawasan ahli,” ujarnya.
dr. Meta menuturkan, anemia memiliki dampak serius di masa depan. Bagi remaja putri yang akan menjadi calon ibu nantinya, anemia menyebabkan resiko perdarahan yang dapat mengancam nyawa ibu dan bayi. Selain itu, anemia dapat menyebabkan bayi yang dilahirkan mengalami stunting.
“Jadi, saya berpesan kepada remaja untuk memperhatikan pola gizi seimbang serta asupan nutrisi yang optimal. Terapkan juga gaya hidup sehat, melakukan aktivitas fisik. Meskipun di masa pandemi kita sulit keluar rumah namun setidaknya sempatkanlah dalam satu hari untuk lakukan aktivitas fisik serta jaga durasi tidur untuk jaga daya tahan tubuh,” katanya.
![Cegah Stunting, Kemkominfo Ajak Remaja Wujudkan Generasi Bebas Anemia]()
Forum Kepoin Genbest yang diadakan kali ini merupakan bagian dari kampanye 'GenBest' (Generasi Bersih dan Sehat). Ini merupakan inisiasi Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk menciptakan generasi Indonesia yang bersih dan sehat serta bebas sunting.
GenBest ingin mendorong masyarakat, khususnya generasi muda agar menerapkan pola hidup bersih dan sehat di kehidupan sehari-hari. Melalui situs genbest.id dan media sosial @genbestid, Genbest juga menyediakan berbagai informasi seputar stunting, kesehatan, nutrisi, tumbuh kembang anak, sanitasi, maupun reproduksi remaja dalam bentuk artikel, infografik, dan videografik.
(CM)
“Remaja putri beresiko tinggi mengalami anemia akibat defisiensi zat besi karena mengalami menstruasi setiap bulannya. Lalu, secara fisiologis kebutuhan zat besinya memang lebih tinggi, dan mereka sudah memahami body image sehingga melakukan diet tanpa pengawasan ahli,” ujarnya.
dr. Meta menuturkan, anemia memiliki dampak serius di masa depan. Bagi remaja putri yang akan menjadi calon ibu nantinya, anemia menyebabkan resiko perdarahan yang dapat mengancam nyawa ibu dan bayi. Selain itu, anemia dapat menyebabkan bayi yang dilahirkan mengalami stunting.
“Jadi, saya berpesan kepada remaja untuk memperhatikan pola gizi seimbang serta asupan nutrisi yang optimal. Terapkan juga gaya hidup sehat, melakukan aktivitas fisik. Meskipun di masa pandemi kita sulit keluar rumah namun setidaknya sempatkanlah dalam satu hari untuk lakukan aktivitas fisik serta jaga durasi tidur untuk jaga daya tahan tubuh,” katanya.
.jpg)
Forum Kepoin Genbest yang diadakan kali ini merupakan bagian dari kampanye 'GenBest' (Generasi Bersih dan Sehat). Ini merupakan inisiasi Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk menciptakan generasi Indonesia yang bersih dan sehat serta bebas sunting.
GenBest ingin mendorong masyarakat, khususnya generasi muda agar menerapkan pola hidup bersih dan sehat di kehidupan sehari-hari. Melalui situs genbest.id dan media sosial @genbestid, Genbest juga menyediakan berbagai informasi seputar stunting, kesehatan, nutrisi, tumbuh kembang anak, sanitasi, maupun reproduksi remaja dalam bentuk artikel, infografik, dan videografik.
(CM)
(ars)
Lihat Juga :