Data Mencatat, Angka Kematian di Masa PPKM Berlevel Masih Tinggi

Selasa, 27 Juli 2021 - 19:12 WIB
loading...
Data Mencatat, Angka...
Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, bahwa jumlah kematian pada pelaksanaan PPKM berlevel masih belum bisa ditekan sepenuhnya. Foto/SINDOnews/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, jumlah kematian pada pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM ) berlevel masih belum bisa ditekan sepenuhnya.

Baca juga: 78 Perusahaan Diperiksa Soal Prokes Selama PPKM, Disnaker Jakbar Sebut Belum Ada yang Didenda

Wiku menuturkan, jumlah kematian akibat Covid-19 pada masa pelaksanaan PPKM berlevel masih mengalami peningkatan.

"Jumlah kematian hingga pelaksanaan PPKM level 1 sampai 4 masih terus mengalami peningkatan pada sebelum PPKM Darurat," kata Wiku, Selasa (27/7/2021).

Baca juga: Denda Pelanggaran PPKM di Kota Tangsel Capai Rp11 Juta

Sebelum penerapan PPKM, kematian tertinggi berada di angka 539. Kemudian angka itu meningkat jadi 1.338 pada masa PPKM Darurat. "Dan meningkat lagi pada PPKM level 1 sampai dengan 4 menjadi 1.487," tutur Wiku.

Baca juga: Ini Cuci Mobil yang Aman dan Nyaman di Era PPKM Darurat Level 4

Wiku berujar perpanjangan PPKM berlevel ini ditujukan untuk menurunkan angka kasus dan kematian semaksimal mungkin. Karenanya dibutuhkan kerja sama yang baik antara pemerintah dan masyarakat.

"Perpanjangan PPKM level 1 sampai 4 ini salah satunya dilakukan untuk meningkatkan upaya penurunan kasus kematian semaksimal mungkin," pungkas Wiku.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Status Pandemi Dicabut,...
Status Pandemi Dicabut, Menko PMK: Satgas Covid-19 Otomatis Bubar
Status Pandemi Dicabut,...
Status Pandemi Dicabut, Pemerintah Tetap Jamin Vaksinasi dan Pengobatan Pasien Covid-19
Indonesia Masuk Endemi,...
Indonesia Masuk Endemi, Satgas Beberkan Dasar Pencabutan Status Pandemi Covid-19
Covid-19 Per 8 Mei 2023,...
Covid-19 Per 8 Mei 2023, Bertambah 1.149 Kasus dan 21 Orang Meninggal
Covid-19 Per 5 Mei 2023,...
Covid-19 Per 5 Mei 2023, Bertambah 2.122 Kasus dan 20 Orang Meninggal
Kasus Covid-19 Kembali...
Kasus Covid-19 Kembali Naik, Wakil Ketua MPR: Protokol Kesehatan Harus Diaktifkan Lagi
Pemerintah Cabut Aturan...
Pemerintah Cabut Aturan Wajib Masker, Vaksin Covid-19 Tetap Dianjurkan
5 Poin Prokes Perjalanan...
5 Poin Prokes Perjalanan Dalam dan Luar Negeri Terbaru, Boleh Tidak Pakai Masker
Satgas Covid-19 Keluarkan...
Satgas Covid-19 Keluarkan Aturan Baru Soal Prokes, Masyarakat Boleh Lepas Masker
Rekomendasi
Data Jagokan Meksiko...
Data Jagokan Meksiko Menang Atas Afsel dengan 66,3 Persen
Jangan Libatkan Anak...
Jangan Libatkan Anak dalam Konflik Perceraian, Ini Pesan Buya Yahya untuk Orang Tua
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Berita Terkini
Mendagri Minta Tambahan,...
Mendagri Minta Tambahan, Total Pagu Anggaran 2027 Rp10 Triliun
Imigrasi Tangkap WNA...
Imigrasi Tangkap WNA Australia Buronan Interpol Kasus Penyelundupan Narkoba
Anggota DPD RI Filep...
Anggota DPD RI Filep Desak Pembentukan Satgas Pencegahan Pungli di Kantor Imigrasi
ASN BPK Ditahan KPK...
ASN BPK Ditahan KPK setelah Terjaring OTT: Saya Enggak Terima Uang, Ini Enggak Adil
Kementerian PPPA Perkuat...
Kementerian PPPA Perkuat Perlindungan Anak dari Ancaman Judol
Polri Tetapkan Founder...
Polri Tetapkan Founder PT DSI Tersangka Kasus Dugaan Penipuan
Infografis
Cara Mengecek Status...
Cara Mengecek Status Akreditasi Perguruan Tinggi di BAN PT
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved