Mendagri Apresiasi Daerah yang Realisasikan APBD dan Cairkan Insentif Nakes
Selasa, 27 Juli 2021 - 16:08 WIB
loading...
A
A
A
"Saya juga mengucapkan terima kasih yang tinggi Kepada Bupati Zaki, salah satu pesan dari Presiden itu adalah pencairan insentif tenaga kesehatan yang dananya sudah ada di masing-masing daerah menjadi tanggungjawab daerah masing-masing penyalurannya. Saya lihat angkanya sudah dicairkan 56 persen di Kabupaten Tangerang, itu sudah sangat baik dan sangat bagus," ujar Mendagri dalam keterangannya, Selasa (27/7/2021).
Menurutnya, Bupati Tangerang sudah berkomitmen untuk terus mencairkan insentif tenaga kesehatan. Ini penting untuk meningkatkan moral para tenaga kesehatan yang merupakan garis terdepan dalam peranan Pandemi.
Mendagri juga menyoroti bantuan sosial di tengah-tengah pelaksanaan PPKM terutama bagi mereka yang tidak masuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang terdaftar di pusat.
"Saya menghargai kekompakan Forkopimda di Kabupaten Tangerang yang begitu solid dan bersinergi," imbuhnya.
Dia pun mengapresiasi langkah pemda setempat, dimana meski masuk penerapan PPKM Level 3, namun memilih terus menerapkan PPKM Level 4 yang setara dengan PPKM Darurat.
"Kabupaten Tangerang meskipun masuk PPKM level 3 tetapi karena aglomerasi dengan Jabodetabek maka diterapkan seperti PPKM Level 4," ujar Tito.
Menurutnya, Bupati Tangerang sudah berkomitmen untuk terus mencairkan insentif tenaga kesehatan. Ini penting untuk meningkatkan moral para tenaga kesehatan yang merupakan garis terdepan dalam peranan Pandemi.
Mendagri juga menyoroti bantuan sosial di tengah-tengah pelaksanaan PPKM terutama bagi mereka yang tidak masuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang terdaftar di pusat.
"Saya menghargai kekompakan Forkopimda di Kabupaten Tangerang yang begitu solid dan bersinergi," imbuhnya.
Dia pun mengapresiasi langkah pemda setempat, dimana meski masuk penerapan PPKM Level 3, namun memilih terus menerapkan PPKM Level 4 yang setara dengan PPKM Darurat.
"Kabupaten Tangerang meskipun masuk PPKM level 3 tetapi karena aglomerasi dengan Jabodetabek maka diterapkan seperti PPKM Level 4," ujar Tito.
Lihat Juga :