Ketua DPD RI Minta Pasien Covid-19 yang Depresi Dihadapi dengan Simpatik
Senin, 26 Juli 2021 - 15:05 WIB
loading...
A
A
A
Pihak kampung sebenarnya sudah menyiapkan kebutuhan Salamat selama isolasi mandiri, termasuk kebutuhan makanan. Hanya saja, Salamat tak mengindahkan anjuran isolasi mandiri.
"Kebutuhan medis dari sisi psikologi setiap orang berbeda-beda. Perangkat desa perlu lebih bijaksana, di saat sekiranya sudah tidak bisa ditangani masyarakat, seharusnya langsung berkoordinasi dengan ahlinya untuk menghindari kejadian seperti ini," kata LaNyalla.
Saat ini Salamat sudah mendapat perawatan di RSUD Porsea. Disebutkan, Salamat kini dalam kondisi ketakutan setelah diadang ramai-ramai oleh warga. "Saya berharap Pemkab Toba berkoordinasi dengan pihak rumah sakit agar korban bisa mendapat perawatan yang tepat," tuturnya.
Mantan Ketua Umum PSSI tersebut berharap agar permasalahan ini tidak berkelanjutan. LaNyalla menilai, dampak sosial pandemi perlu disikapi secara arif dengan mengedepankan unsur musyawarah. Dirinya dengar ada pihak keluarga korban yang hendak membawa kasus dugaan penganiayaan itu ke jalur hukum. Dia menyarankan tidak perlu seperti itu. Lebih baik selesaikan masalah secara kekeluargaan.
"Yang paling terpenting sekarang adalah penanganan terhadap korban sudah dilakukan oleh ahlinya sehingga bisa segera pulih, baik dari segi kesehatan fisik maupun kesehatan mentalnya," tutup LaNyalla.
"Kebutuhan medis dari sisi psikologi setiap orang berbeda-beda. Perangkat desa perlu lebih bijaksana, di saat sekiranya sudah tidak bisa ditangani masyarakat, seharusnya langsung berkoordinasi dengan ahlinya untuk menghindari kejadian seperti ini," kata LaNyalla.
Saat ini Salamat sudah mendapat perawatan di RSUD Porsea. Disebutkan, Salamat kini dalam kondisi ketakutan setelah diadang ramai-ramai oleh warga. "Saya berharap Pemkab Toba berkoordinasi dengan pihak rumah sakit agar korban bisa mendapat perawatan yang tepat," tuturnya.
Mantan Ketua Umum PSSI tersebut berharap agar permasalahan ini tidak berkelanjutan. LaNyalla menilai, dampak sosial pandemi perlu disikapi secara arif dengan mengedepankan unsur musyawarah. Dirinya dengar ada pihak keluarga korban yang hendak membawa kasus dugaan penganiayaan itu ke jalur hukum. Dia menyarankan tidak perlu seperti itu. Lebih baik selesaikan masalah secara kekeluargaan.
"Yang paling terpenting sekarang adalah penanganan terhadap korban sudah dilakukan oleh ahlinya sehingga bisa segera pulih, baik dari segi kesehatan fisik maupun kesehatan mentalnya," tutup LaNyalla.
(zik)
Lihat Juga :