Semua Pihak Diharapkan Tak Manfaatkan Situasi di Tengah Pandemi

Minggu, 25 Juli 2021 - 15:08 WIB
loading...
Semua Pihak Diharapkan...
Di masa pandemi ini, publik makin sering melihat akrobat maupun manuver politik yang dilakukan oleh para politisi. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Di masa pandemi ini, publik makin sering melihat akrobat maupun manuver politik yang dilakukan oleh para politisi. Mulai dari colongan kampanye 2024 yang mulai muncul di berbagai daerah, sampai gerakan ingin menjatuhkan presiden seperti aksi “Jokowi end game” yang tengah ramai akhir-akhir ini.

Baca juga: Di Masa Pandemi Jabatan dan Harta Tak Berarti, Masuk RS Antre

Menanggapi situasi tersebut, Wakil Ketua Komisi III DPR RI asal Fraksi Partai NasDem Ahmad Sahroni menyampaikan pandangannya. Menurutnya, sangat tidak etis jika dalam kondisi pandemi yang sedang sulit ini, beberapa pihak justru mengambil momentum untuk kepentingan politik.

“Belakangan ini kita melihat banyak sekali akrobat yang dilancarkan banyak pihak, utamanya di politik. Saya pribadi melihatnya ini sangat tidak etis, karena kita sedang berjuang bersama menghadapi pandemi. Pandemi ini bencana kemanusiaan, harusnya kita saling bahu membahu memperbaiki keadaan, bukan malah menyerang lawan. Jadi tolong jangan manfaatkan pendemi jadi senjata politik. Tolong nuraninya dipakai," ujar Sahroni dalam keterangannya, Minggu (25/7/2021).

Baca juga: Sandiaga Uno Ingatkan Pentingnya Vaksin sebagai Benteng Pertama Hadapi Pandemi Covid-19

Lebih lanjut, Sahroni bilang bahwa jika tujuannya untuk mendapatkan dukungan dari rakyat, maka semua pihak cukup bekerja dengan baik dalam mengatasi pandemi, karena tentunya rakyat sudah bisa menilai sendiri.

"Perang politik tentu malah akan memecah fokus dalam membantu menyelesaikan masalah pandemi ini, rakyat yang sudah sengsara malah makin sengsara. Jadi untuk sekarang, sebaiknya sudahilah perang politik saling menyerang ini," ucapnya.

"Toh kalau politisi, pejabat, atau partainya pada kerja bener dan bantu rakyat, mereka lihat kok, dan tentunya akan jadi pertimbangan mereka juga untuk elektabilitas nantinya. Dengan kerja, bukan dengan pencitraan atau serang lawan," sambungnya.

Sahroni menambahkan, bahwa dirinya juga akan berkomunikasi dengan kepolisian terkait kemungkinan dilarangnya segala aksi demonstrasi di masa pemberlakuan PPKM.

"Saya juga akan mengkomunikasikan kepada kepolisian agar mereka melarang segala bentuk demonstrasi apapun pandangannya selama masa PPKM ini. Orang Salat Idul Adha aja enggak boleh, masa demo boleh?" ujar Sahroni.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kegagalan Pasar dan...
Kegagalan Pasar dan Pandemi
Wujudkan Kepedulian...
Wujudkan Kepedulian di Tengah Pandemi, Pengajar Ini Bikin Gebrakan Begini
Masih Terdampak Pandemi...
Masih Terdampak Pandemi Ditambah BBM Naik, Masyarakat Dinilai Harus Dibantu
Pemerintah Diminta Antisipasi...
Pemerintah Diminta Antisipasi Dampak Krisis Global Akibat Pandemi Covid-19
Mengakselerasi Birokrasi...
Mengakselerasi Birokrasi dan Pelayanan Publik
Dampak Pandemi, Menko...
Dampak Pandemi, Menko PMK Minta Perlindungan Anak dan Disabilitas Dimaksimalkan
Pulih dari Covid-19,...
Pulih dari Covid-19, PM Singapura Diizinkan Kembali Bekerja
PM Singapura Positif...
PM Singapura Positif Covid-19 Usai Lawatan ke Afrika
Pandemi Corona Sebabkan...
Pandemi Corona Sebabkan 10 Ribu Personel AD Amerika Alami Obesitas
Rekomendasi
KSP Dudung Cek Progres...
KSP Dudung Cek Progres MRT Jakarta Fase 2A, Siap Beroperasi 2027
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Rupiah Hari Ini Kurang...
Rupiah Hari Ini Kurang Bertenaga di Posisi Rp17.762 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
Berita Terkini
Ajukan Jadi JC, Mantan...
Ajukan Jadi JC, Mantan Waka BNN Sony Sonjaya Diperiksa di Kejagung Besok
Biaya Haji Tahun 2027...
Biaya Haji Tahun 2027 Turun? Begini Penjelasan Kemenhaj
Kawal Dana RT Rp25 Juta,...
Kawal Dana RT Rp25 Juta, Wali Kota Agustina Pastikan Pengurus Lingkungan Didampingi Total
Dua Kali Berturut PINTU...
Dua Kali Berturut PINTU Raih Penghargaan Kepatuhan Hukum
Timwas Sebut Presiden...
Timwas Sebut Presiden Prabowo Ingin Antrean Haji Dipangkas Lagi
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved