PPKM Darurat Disarankan Lanjut, Epidemiologi: Laju Penularan Sangat Tinggi

Minggu, 25 Juli 2021 - 10:03 WIB
loading...
PPKM Darurat Disarankan...
Epidemiolog Griffith University Australia, Dicky Budiman menyarankan, agar PPKM Darurat atau kini diganti istilah level 4 di Jawa-Bali untuk dilanjutkan. Foto/SINDOnews/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Epidemiolog Griffith University Australia, Dicky Budiman menyarankan, agar pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat atau kini diganti istilah level 4 di Jawa-Bali untuk dilanjutkan.

Baca juga: Penularan Corona Masih Tinggi, Eks Direktur WHO Saran PPKM Darurat Lanjut

Dicky menegaskan hal ini berdasarkan indikator epidemiologi bahwa saat ini kasus Covid-19 di Tanah Air sedang dalam laju penyebaran yang sangat tinggi. Hal ini, kata Dicky ditandai dengan terus terjadi peningkatan kasus.

"Jelas kalau berdasarkan indikatornya ya, dari sisi indikator epidemiologi kita pertama saat ini sedang dalam laju penyebarannya yang tinggi banget ya, sangat tinggi, sangat tinggi. Yang ditandai dengan pertumbuhan kasus yang positif ya," tegas Dicky dalam keterangannya saat dihubungi, Minggu (25/7/2021).

Baca juga: Bagikan Paket Sembako, Kapolda Jatim Ajak Masyarakat Bersinergi Lawan Corona

Bahkan kata Dicky, positivity rate Covid-19 di hampir 90% provinsi di Indonesia di angka lebih 20%. "Dan positivity rate yang tinggi, juga memberikan pesan penting bahwa banyak kasus infeksi di masyarakat ini belum kita deteksi. Test positivity rate kita rata-rata di atas 20%, hampir di semua provinsi. Hampir 90% lebih provinsi kita tuh rata-rata di atas 20% tes positivity rate-nya," katanya.

Baca juga: WHO Keluarkan Peringatan Gelombang Baru Virus Corona di Dunia
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sikapi Penyakit Super...
Sikapi Penyakit Super Flu di Indonesia, Menkes: Tak Mematikan seperti Covid-19
Tantangan Penyakit Menular...
Tantangan Penyakit Menular Kita
Eks Mensos Juliari Batubara...
Eks Mensos Juliari Batubara Diperiksa KPK Terkait Korupsi Bansos Presiden 2020
Kasus APD Covid-19,...
Kasus APD Covid-19, KPK Ajukan Banding atas Vonis 3 Tahun Eks Pejabat Kemenkes
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Kasus Korupsi APD Covid-19,...
Kasus Korupsi APD Covid-19, Mantan Pejabat Kemenkes Divonis 3 Tahun Penjara
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
Nama Raffi Ahmad Terseret...
Nama Raffi Ahmad Terseret Isu Suap Bea Cukai, Hotman Paris: Bawa Buktimu!
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa tetelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Berita Terkini
2 Jam Diperiksa Polda...
2 Jam Diperiksa Polda Metro Jaya, Ketum YLBHI Ditanya soal Pembentukan Tim Investigasi Kasus Andrie Yunus
Mengubah Ledakan Populasi...
Mengubah Ledakan Populasi Lansia Indonesia Menjadi Kekuatan Emas: Menjemput Bonus Demografi Kedua
Jenderal Sigit Tegaskan...
Jenderal Sigit Tegaskan Polri Tidak Sembarangan Tempatkan Personel di Luar Struktur
Tak Ada Batasan Anggota...
Tak Ada Batasan Anggota Polri Duduki Jabatan Sipil, Wamenkum Persilakan Gugat ke MK
Tokoh Nasional Ajukan...
Tokoh Nasional Ajukan Amicus Curiae, Nadiem: Dukungan Tegakkan Keadilan dan Kebenaran
Barang Bukti OTT Bupati...
Barang Bukti OTT Bupati Muara Enim, Uang Tunai hingga Rekening Senilai Rp2 M
Infografis
5 Presiden dan Ibu Negara...
5 Presiden dan Ibu Negara Miliki Perbedaan Usia Sangat Jauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved