Tolak Jabatan Komisaris BUMN Sejak Era Soeharto, Faisal Basri: Saya Ingin Menjadi Orang Bebas
Sabtu, 24 Juli 2021 - 07:59 WIB
loading...
A
A
A
Faisal menambahkan, dia pun ditanya apakah mau jadi komisaris di PLN. "Dipikir kurang gede buat saya (Angkasa Pura II)," ujar Faisal sambil tertawa.
Dia pun tetap menolak tawaran tersebut. "Bukan hanya (komisaris) di BUMN, di perusahaan swasta pun saya diminta beberapa kali saya menolak semua. Jadi penasihat pun saya tidak mau," kata pria kelahiran 6 November 1959 ini.
Didesak Refly apa alasannya menolak tawaran tersebut, Faisal menjawab,"Saya ingin menjadi orang bebas. Jadi misalnya kalau saya komisaris Pertamina, kan saya tidak bisa ngeritik Pertamina. Nggak boleh dong, udah pilihan hidup saya begitu, terima komisaris, tanggung jawab saya adalah membenahi Pertamina dari dalam, nggak boleh berkoar-koar di luar. Itulah komitmen saya seperti itu," jelas mantan Sekjen DPP PAN tersebut.
Dia pun tetap menolak tawaran tersebut. "Bukan hanya (komisaris) di BUMN, di perusahaan swasta pun saya diminta beberapa kali saya menolak semua. Jadi penasihat pun saya tidak mau," kata pria kelahiran 6 November 1959 ini.
Didesak Refly apa alasannya menolak tawaran tersebut, Faisal menjawab,"Saya ingin menjadi orang bebas. Jadi misalnya kalau saya komisaris Pertamina, kan saya tidak bisa ngeritik Pertamina. Nggak boleh dong, udah pilihan hidup saya begitu, terima komisaris, tanggung jawab saya adalah membenahi Pertamina dari dalam, nggak boleh berkoar-koar di luar. Itulah komitmen saya seperti itu," jelas mantan Sekjen DPP PAN tersebut.
(zik)
Lihat Juga :