Wujudkan Generasi Kuat, Kemkominfo Ajak Remaja Zaman Now Diet Sehat
Kamis, 22 Juli 2021 - 11:49 WIB
loading...
A
A
A
Oleh sebab itu, Kementerian Komunikasi dan Informasi menggelar forum diskusi 'Kepoin Genbest' dengan tema 'Remaja Zaman Now: Diet Sehat Gak Salah Alamat'. Acara ini diselenggarakan secara virtual di Bandar Lampung.
Pihaknya memberikan informasi dan edukasi mengenai wawasan pemenuhan gizi yang seimbang, serta perilaku hidup bersih dan sehat. Kegiatan diskusi ini juga turut menyosialisasikan pentingnya pencegahan stunting sejak dini kepada generasi muda.
Dalam kesempatan tersebut, Plt Deputi Bidang ADPIN Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Dwi Listyawardani yang hadir sebagai narasumber menjelaskan soal pentingnya menjalani diet yang sehat.
“Perlu dipahami kebutuhan asupan gizi setiap individu berbeda, kebutuhan akan kalori, protein, lemak tergantung pada usia, berat dan kondisi badan, sehingga penerapan diet tidak bisa disama ratakan. Saat ini banyak remaja yang diet hingga terlalu kurus," katanya.
Padahal, lanjut Dwi, berat badan ideal dapat diukur melalui body mass index (indeks masa tubuh), di mana tinggi dan berat badan harus seimbang. Selain itu, pengecekan hemoglobin (HB) juga perlu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya anemia yang dapat mengganggu produktifitas remaja dan berisiko terjadinya stunting.
Dia menambahkan, para remaja dapat menerapkan pola makan yang sehat dan diimbangi dengan berolahraga, sehingga metabolisme dalam tubuh berjalan dengan baik. Hal ini juga dapat berdampak positif di masa depan untuk melahirkan generasi selanjutnya yang sehat dan berkualitas.
Pihaknya memberikan informasi dan edukasi mengenai wawasan pemenuhan gizi yang seimbang, serta perilaku hidup bersih dan sehat. Kegiatan diskusi ini juga turut menyosialisasikan pentingnya pencegahan stunting sejak dini kepada generasi muda.
Dalam kesempatan tersebut, Plt Deputi Bidang ADPIN Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Dwi Listyawardani yang hadir sebagai narasumber menjelaskan soal pentingnya menjalani diet yang sehat.
“Perlu dipahami kebutuhan asupan gizi setiap individu berbeda, kebutuhan akan kalori, protein, lemak tergantung pada usia, berat dan kondisi badan, sehingga penerapan diet tidak bisa disama ratakan. Saat ini banyak remaja yang diet hingga terlalu kurus," katanya.
Padahal, lanjut Dwi, berat badan ideal dapat diukur melalui body mass index (indeks masa tubuh), di mana tinggi dan berat badan harus seimbang. Selain itu, pengecekan hemoglobin (HB) juga perlu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya anemia yang dapat mengganggu produktifitas remaja dan berisiko terjadinya stunting.
Dia menambahkan, para remaja dapat menerapkan pola makan yang sehat dan diimbangi dengan berolahraga, sehingga metabolisme dalam tubuh berjalan dengan baik. Hal ini juga dapat berdampak positif di masa depan untuk melahirkan generasi selanjutnya yang sehat dan berkualitas.
Lihat Juga :