Tim Pakar Pemerintah Akui PPKM Darurat Belum Turunkan Kasus Covid-19

Sabtu, 17 Juli 2021 - 22:12 WIB
loading...
Tim Pakar Pemerintah...
Wiku Adisasmita mengakui PPKM Darurat belum efektif menurunkan angka Covid-19. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pelaksanaan PPKM Darurat dinilai berhasil menekan mobilitas masyarakat. Namun, tidak bisa dipungkiri, penyebaran kasus Covid-19 masih sangat tinggi, terutama pada usia 18 tahun ke bawah.

Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito mengatakan, perkembangan kasus tersebut bisa kembali mengalami ledakan saat Idul Adha.

"Untuk itu, saya mengimbau agar silaturahminya dilakukan virtual saja, ini dalam rangka menghindari jangan sampai terjadi penularan," kata Wiku saat zoom meeting di Jakarta, Sabtu (17/7/2021).

Baca juga: Jika PPKM Darurat Lanjut, Pemerintah Diminta Perhatikan Bidang Informal

Dilanjutkan dia, penularan kasus Covid-19 saat ini, paling rawan terjadi pada anak usia di bawah 18 tahun. Aktivitas mereka pergi keluar rumah dan berkumpul, rawan menjadi tempat penyebaran Covid-19.

"Sesuai rekomendasi dari para pakar, terutama anak-anak di bawah 18 tahun, mohon tidak melakukan perjalanan ke luar rumah. Adanya PPKM darurat, mobilitas masyarakat sudah turun, tapi kasusnya belum turun," jelasnya.

Pihaknya pun mengimbau kepada seluruh warga, untuk bersama-sama melakukan upaya pencegahan penyebaran dengan melaksanakan protokol kesehatan (prokes) secara ketat.

"Ini menunjukan penularan masih ada di tingkat komuniktas. Untuk itu, pembatasan kegiatan dilakukan. Mohon kepada seluruh warga, terutama RT/RW, desa, bersama melakukan pencegahan dan ikut menerapkan prokes," tukasnya.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Status Pandemi Dicabut,...
Status Pandemi Dicabut, Menko PMK: Satgas Covid-19 Otomatis Bubar
Status Pandemi Dicabut,...
Status Pandemi Dicabut, Pemerintah Tetap Jamin Vaksinasi dan Pengobatan Pasien Covid-19
Indonesia Masuk Endemi,...
Indonesia Masuk Endemi, Satgas Beberkan Dasar Pencabutan Status Pandemi Covid-19
Covid-19 Per 8 Mei 2023,...
Covid-19 Per 8 Mei 2023, Bertambah 1.149 Kasus dan 21 Orang Meninggal
Covid-19 Per 5 Mei 2023,...
Covid-19 Per 5 Mei 2023, Bertambah 2.122 Kasus dan 20 Orang Meninggal
Kasus Covid-19 Kembali...
Kasus Covid-19 Kembali Naik, Wakil Ketua MPR: Protokol Kesehatan Harus Diaktifkan Lagi
Pemerintah Cabut Aturan...
Pemerintah Cabut Aturan Wajib Masker, Vaksin Covid-19 Tetap Dianjurkan
5 Poin Prokes Perjalanan...
5 Poin Prokes Perjalanan Dalam dan Luar Negeri Terbaru, Boleh Tidak Pakai Masker
Satgas Covid-19 Keluarkan...
Satgas Covid-19 Keluarkan Aturan Baru Soal Prokes, Masyarakat Boleh Lepas Masker
Rekomendasi
Sinopsis The Last Girl...
Sinopsis The Last Girl on the Trafficking List di V+Short, Kisah Olive Terjebak Sindikat Berbahaya
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Belgia Dipaksa Bermain Imbang Lawan Iran
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
Berita Terkini
Dokter Tifa Masih Diinfus...
Dokter Tifa Masih Diinfus dan Roy Suryo Tidak Mau Makan Obat
Refly Harun Sudah Siapkan...
Refly Harun Sudah Siapkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa
Refly Harun Ungkap Kondisi...
Refly Harun Ungkap Kondisi Terkini Roy Suryo dan Dokter Tifa
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
MUI Tegaskan LGBT adalah...
MUI Tegaskan LGBT adalah Penyimpangan: Wajib Disembuhkan
Deretan Pasal Menjerat...
Deretan Pasal Menjerat Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi
Infografis
Penyebab Kasus Covid-19...
Penyebab Kasus Covid-19 di Singapura dan Malaysia Melonjak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved