Jokowi: Hanya Bio Farma yang Boleh Stok Vaksin, Lainnya Tidak!

Sabtu, 17 Juli 2021 - 16:54 WIB
loading...
Jokowi: Hanya Bio Farma...
Presiden Jokowi saat mengunjungi Biofarma di Bandung, Jawa Barat, Selasa (11/8/2020). FOTO/DOK.SEPUTAR INDONESIA
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa perbandingan antara ketersediaan vaksin dengan jumlah yang sudah disuntikkan cukup jauh perbedaannya. Indonesia sudah menerima 137 juta dosis vaksin jadi maupun dalam bentuk bulk tapi yang disuntikkan dalam vaksinasi kurang lebih 54 juta orang.

"Artinya stok yang ada baik mungkin di Bio Farma maupun di Kementerian Kesehatan atau mungkin di provinsi, di kabupaten, di kota, di rumah sakit, di puskesmas-puskesman, terlalu besar," katanya dikutip dari akun Youtube Sekretariat Presiden, Sabtu (17/7/2021).

Jokowi pun meminta kepada Menteri Kesehatan agar menyampaikan ke organisasi terbawah tidak boleh lagi menyetok vaksin Covid-19. Hanya Bio Farma yang boleh memiliki stok.

Baca juga: Panglima TNI Tinjau Serbuan Vaksinasi di Solo: Terima Kasih Sudah Perangi Covid-19

"Artinya dikirim langsung habiskan. Kirim habiskan, kirim habiskan. Karena kita ingin mengejar vaksinasi ini secepat-cepatnya. Dan terbukti dua atau tiga hari yang lalu kita sehari bisa menyuntikkan 2,3 juta. Saya yakin 5 juta itu bisa. Sekali lagi tidak usah ada stok. Stoknya itu yang ada hanya di Bio Farma. Yang lain, cepet habisin, cepet habisin. Sehingga ada kecepatan," katanya.

Presiden menekankan bahwa kecepatan vaksinasi adalah langkah untuk menuntaskan pandemi. Hal ini sebagaimana yang disampaikan Badan Kesehatan Dunia atau WHO. "Karena salah satu kunci kita menyelesaikan masalah ini adalah kecepatan vaksinasi. Ini sesuai yang juga disampaikan oleh Dirjen WHO," ujarnya.

Lebih lanjut dia juga meminta agar sistem vaksinasi dari pintu ke pintu atau door to door dapat diteruskan. "Mengenai vaksinasi juga seperti yang saya lihat kemarin, yang dilakukan oleh BIN vaksinasi door to door itu, ini saya kira diteruskan," katanya.

Baca juga: Tinjau Vaksinasi Massal di Terminal Pulogebang, Anies dan Pangdam Jaya Ajak Warga Sadar Vaksin
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Riwayat Kepangkatan...
Riwayat Kepangkatan Tito Karnavian, Mantan Kapolri yang Jadi Mendagri di Era Jokowi dan Prabowo
Kemenkes Deteksi Ada...
Kemenkes Deteksi Ada 72 Kasus Covid-19 Varian Baru di Indonesia
Respons Mahfud MD soal...
Respons Mahfud MD soal Isu Ijazah Palsu Jokowi, Jadi Presidennya Tetap Sah
Jokowi Bersedia Jadi...
Jokowi Bersedia Jadi Dewan Pembina Rampai Nusantara
Prabowo Bangga Indonesia...
Prabowo Bangga Indonesia Pernah Dipimpin SBY dan Jokowi
Ubedilah Badrun Sebut...
Ubedilah Badrun Sebut Efisiensi Anggaran Era Prabowo Akibat Buruknya Pemerintahan Jokowi
Warga Karo Bangun Patung...
Warga Karo Bangun Patung Jokowi Senilai Rp2,5 Miliar, Simbol Terima Kasih
Ini Riwayat Pendidikan...
Ini Riwayat Pendidikan Seluruh Presiden Indonesia, Sudah Tahu?
Jokowi Apresiasi Pertemuan...
Jokowi Apresiasi Pertemuan Prabowo-Megawati
Rekomendasi
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Buka 5 Prodi Baru, Siapkan Lulusan Siap Kerja
Paula Verhoeven Dicecar...
Paula Verhoeven Dicecar 30 Pertanyaan soal Kasus Hanania Group, Ini Pengakuannya!
Berita Terkini
KPK: Bupati Muara Enim...
KPK: Bupati Muara Enim Suap ASN BPK demi Pertahankan Opini WTP
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
Duit Rp200 Juta hingga...
Duit Rp200 Juta hingga Mobil Disita KPK dalam OTT BPK
ADIGSI dan Crest Kerja...
ADIGSI dan Crest Kerja Sama Pengembangan Keamanan Siber Nasional
Bertemu Prabowo, JK...
Bertemu Prabowo, JK Siap Partisipasi Bangun Energi Hijau
Respons Hukum Kejagung...
Respons Hukum Kejagung Dinilai Kunci Benahi Tata Kelola MBG
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved