Beri Sejumlah Catatan, Sosiolog UI Sebut PPKM Darurat untuk Kepentingan Bersama
Sabtu, 17 Juli 2021 - 13:32 WIB
loading...
Diskusi dengan tema Jalan Terjal PPKM Daurat di Polemik MNC Trijaya yang digelar secara daring, Sabtu (17/7/2021). Foto/Tangkapan Layar
A
A
A
BOGOR - Sosiolog Universitas Indonesia (UI) Daisy Indira Yasmin mengatakan bahwa dirinya lebih menyoroti tentang kekompakan dalam penerapan PPKM Darurat yang sedang diberlakukan saat ini.
Baca juga: Langgar PPKM Darurat, Acara Pernikahan di Semarang Dibubarkan Petugas
Daisy memberikan catatan soal PPKM Darurat ini bukanlah semata-mata sekedar aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah.
"Tapi sebenarnya PPKM Darurat ini adalah untuk keselamatan, kebaikan dan untuk kepentingan bersama," kata Daisy dalam diskusi dengan tema 'Jalan Terjal PPKM Daurat' di Polemik MNC Trijaya yang digelar secara daring, Sabtu (17/7/2021).
Baca juga: Hindari Pemeriksaan Dokumen PPKM Darurat, 36 Bus AKAP Diamankan Polda Metro Jaya
Lebih lanjut, Daisy menambahkan persoalannya ada sorotan dari berbagai media lebih kepada proses pelaksanaan di bawah.
"Mengangkat isu-isu kekerasan yang terjadi, itu memang sangat perlu diwaspadai dan sangat tidak baik, tapi harus diingat bahwa tetap tujuan utama PPKM Darurat ini adalah untuk mengurangi penyebaran Covid-19," ungkapnya.
Baca juga: DPRD Dorong Pemprov DKI Percepat Penyaluran Bantuan Sosial Tunai PPKM Darurat
Bahkan, sejak awal Daisy mengaku setuju dengan kebijakan PPKM Darurat ini dan seharusnya dihitung social cost-nya jika memang virus Covid-19 ini tetap menjadi bagian ancaman dari kehidupan masyarakat.
"Kalau makin lama penyebarannya makin tinggi penyebarannya, maka social cost-nya juga tinggi, karena sepakat PPKM Darurat ini untuk kepentingan bersama," ungkapnya.
Lalu, kata Daisy terkait pelaksanaannya dalam setiap kebijakan atau setiap program yang akan diberlakukan di masyarakat itu harus disertai dengan manual.
"Atau semacam SOP (Standard Operational Procedure), sosialiasi yang lengkap. Bahkan sebelum kebijakan itu diluncurkan, karena itu membuat masyarakat untuk siap," katanya.
Sehingga masyarakat bisa mempersiapkan kehidupannya, baik untuk pribadi, keluarga, ekonomi, sosial. "Jadi seluruh aspek masyarakat bisa persiapkan, itu yang sebenarnya perlu dilakukan," katanya.
Menurut Daisy, pemerintah masih banyak catatan tentang informasi PPKM Darurat itu bisa di akses oleh seluruh warga.
"Hal itu aja masih banyak catatan, kita belum punya sistem informasi yang terpadu tentang Covid-19 ini yang mudah diakses masyarakat," paparnya.
Baca juga: Langgar PPKM Darurat, Acara Pernikahan di Semarang Dibubarkan Petugas
Daisy memberikan catatan soal PPKM Darurat ini bukanlah semata-mata sekedar aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah.
"Tapi sebenarnya PPKM Darurat ini adalah untuk keselamatan, kebaikan dan untuk kepentingan bersama," kata Daisy dalam diskusi dengan tema 'Jalan Terjal PPKM Daurat' di Polemik MNC Trijaya yang digelar secara daring, Sabtu (17/7/2021).
Baca juga: Hindari Pemeriksaan Dokumen PPKM Darurat, 36 Bus AKAP Diamankan Polda Metro Jaya
Lebih lanjut, Daisy menambahkan persoalannya ada sorotan dari berbagai media lebih kepada proses pelaksanaan di bawah.
"Mengangkat isu-isu kekerasan yang terjadi, itu memang sangat perlu diwaspadai dan sangat tidak baik, tapi harus diingat bahwa tetap tujuan utama PPKM Darurat ini adalah untuk mengurangi penyebaran Covid-19," ungkapnya.
Baca juga: DPRD Dorong Pemprov DKI Percepat Penyaluran Bantuan Sosial Tunai PPKM Darurat
Bahkan, sejak awal Daisy mengaku setuju dengan kebijakan PPKM Darurat ini dan seharusnya dihitung social cost-nya jika memang virus Covid-19 ini tetap menjadi bagian ancaman dari kehidupan masyarakat.
"Kalau makin lama penyebarannya makin tinggi penyebarannya, maka social cost-nya juga tinggi, karena sepakat PPKM Darurat ini untuk kepentingan bersama," ungkapnya.
Lalu, kata Daisy terkait pelaksanaannya dalam setiap kebijakan atau setiap program yang akan diberlakukan di masyarakat itu harus disertai dengan manual.
"Atau semacam SOP (Standard Operational Procedure), sosialiasi yang lengkap. Bahkan sebelum kebijakan itu diluncurkan, karena itu membuat masyarakat untuk siap," katanya.
Sehingga masyarakat bisa mempersiapkan kehidupannya, baik untuk pribadi, keluarga, ekonomi, sosial. "Jadi seluruh aspek masyarakat bisa persiapkan, itu yang sebenarnya perlu dilakukan," katanya.
Menurut Daisy, pemerintah masih banyak catatan tentang informasi PPKM Darurat itu bisa di akses oleh seluruh warga.
"Hal itu aja masih banyak catatan, kita belum punya sistem informasi yang terpadu tentang Covid-19 ini yang mudah diakses masyarakat," paparnya.
(maf)
Lihat Juga :