Ibaratkan Obat COVID-19 seperti Dolar, Menkes Imbau Perusahaan Tak Borong Obat
Selasa, 13 Juli 2021 - 13:26 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian, kata mantan Wamen BUMN ini, imbauan serupa juga ditujukan kepada perusahaan-perusahaan. Dia memahami bahwa niat perusahaan memborong obat itu untuk mempersiapkan paket COVID-19 untuk diberikan kepada pegawainya. Tetapi, yang perlu dipahami adalah tindakan itu menutup kesempatan kepada orang-orang yang sangat membutuhkan akses obat.
“Jadi untuk teman-teman wartawan tolong bantu diimbau ke semua perusahaan besar tidak usah membeli, karena kalau dia membeli, 10.000 dia beli, itu ada 10.000 orang yang kehilangan chance-nya (kesempatan) yang benar-benar membutuhkan,” imbau Budi.
Oleh karena itu, Budi kembali menegaskan biarkan mekanisme secara medis berlaku. Karena obat ini bukan untuk disimpan atau dicadangan untuk rasa aman karena situasinya ini menimbulkan bahaya. Baca juga: Menkes Ungkap Varian Delta Sudah Mulai Menyebar ke Luar Pulau Jawa
“Orang nanti obatnya habis kalau dikejar semua kita benar-benar membutuhkan ini diberikan oleh dokter diberikan oleh rumah sakit ke orang-orang yang memang sudah sakit dan membutuhkan,” tandasnya.
“Jadi untuk teman-teman wartawan tolong bantu diimbau ke semua perusahaan besar tidak usah membeli, karena kalau dia membeli, 10.000 dia beli, itu ada 10.000 orang yang kehilangan chance-nya (kesempatan) yang benar-benar membutuhkan,” imbau Budi.
Oleh karena itu, Budi kembali menegaskan biarkan mekanisme secara medis berlaku. Karena obat ini bukan untuk disimpan atau dicadangan untuk rasa aman karena situasinya ini menimbulkan bahaya. Baca juga: Menkes Ungkap Varian Delta Sudah Mulai Menyebar ke Luar Pulau Jawa
“Orang nanti obatnya habis kalau dikejar semua kita benar-benar membutuhkan ini diberikan oleh dokter diberikan oleh rumah sakit ke orang-orang yang memang sudah sakit dan membutuhkan,” tandasnya.
(kri)
Lihat Juga :