Vaksin Berbayar Timbulkan Polemik, DPR: Jangan Ambil Kesempatan dalam Kesempitan
Senin, 12 Juli 2021 - 13:54 WIB
loading...
A
A
A
Karena, kata dia, sejak awal dalam rangka penanganan pandemi Covid-19 ini sudah diputuskan bahwa vaksinasi untuk rakyat adalah tidak berbayar alias gratis. Karenanya, lanjut dia, ketika muncul kebijakan vaksinasi mandiri atau individu cukup membingungkan.
Dia menambahkan, Komisi IX juga tidak pernah diajak bicara. "Sehingga saya khawatir jika masyarakat memahaminya harus bayar justru kontraproduktif. Karena itu harus dipertimbangkan lagi. Ditinjau ulang lagi,"ungkapnya.
Selain itu, menurut dia, untuk menciptakan herd immunity atau kekebalan kelompok diperlukan kesiapan pemerintah dan kesadaran masyarakat secara menyeluruh. "Jadi saya kira percepatan vaksinasi tidak harus kemudian muncul kebijakan vaksinasi berbayar. Saya khawatir ada anggapan di masyarakat luas, bahwa di tengah pandemi Covid-19 ini Negara berbisnis dengan rakyatnya," pungkasnya.
Dia menambahkan, Komisi IX juga tidak pernah diajak bicara. "Sehingga saya khawatir jika masyarakat memahaminya harus bayar justru kontraproduktif. Karena itu harus dipertimbangkan lagi. Ditinjau ulang lagi,"ungkapnya.
Selain itu, menurut dia, untuk menciptakan herd immunity atau kekebalan kelompok diperlukan kesiapan pemerintah dan kesadaran masyarakat secara menyeluruh. "Jadi saya kira percepatan vaksinasi tidak harus kemudian muncul kebijakan vaksinasi berbayar. Saya khawatir ada anggapan di masyarakat luas, bahwa di tengah pandemi Covid-19 ini Negara berbisnis dengan rakyatnya," pungkasnya.
(zik)
Lihat Juga :