BW Sudah Prediksi KPK Bakal Dihabisi lewat Buku yang Terbit 2018
Minggu, 11 Juli 2021 - 20:46 WIB
loading...
A
A
A
"Jadi ini adalah bagian pertama dari trilogi, jadi mudah-mudahan yang kedua bahannya disiapin kayaknya konsentrasinya menulis pada bagaimana seluk beluk mengulik seluruh pengalaman 75 orang ini atau sekarang menjadi 51 yang secara sistematis dihabisi," ungkapnya.
Mengenai pegawai KPK yang dipecat itu, kata BW, sumber daya kekuatan institusi itu adalah sumber daya manusianya. Sebab, saat orang-orang yang menjadi motor gerakan itu dihabisi maka sebenarnya kuasa kegelapan yang berkuasa sudah nyaris atau sudah hampir sempurna kekuasaannya.
Baca juga: BPK Nyatakan Pencegahan Korupsi oleh KPK di Era Firli Bahuri Tak Efektif
"Mudah-mudahan 2023-2024 kita akan menyaksikan sebenarnya etalase pemberantasan Korupsi ini seberapa buruknya atau seberapa hebat etalase ini dipakai untuk showcase bahwa seolah-olah ada pemberantasan korupsi," katanya.
"Atau jangan-jangan orang-orang baik seperti penanggap disini ada Adnan Bivitri dan Kurnia menjadi pemenangnya kita akan lihat seperti itu. Tapi menghidupkan harapan meretas asa itu adalah keniscayaan dan itu pilihan karena kami adalah dan kita adalah orang-orang pelari maraton bukan sprinter jadi memang endurance menjadi salah satu kunci untuk menaklukkan," pungkasnya.
Mengenai pegawai KPK yang dipecat itu, kata BW, sumber daya kekuatan institusi itu adalah sumber daya manusianya. Sebab, saat orang-orang yang menjadi motor gerakan itu dihabisi maka sebenarnya kuasa kegelapan yang berkuasa sudah nyaris atau sudah hampir sempurna kekuasaannya.
Baca juga: BPK Nyatakan Pencegahan Korupsi oleh KPK di Era Firli Bahuri Tak Efektif
"Mudah-mudahan 2023-2024 kita akan menyaksikan sebenarnya etalase pemberantasan Korupsi ini seberapa buruknya atau seberapa hebat etalase ini dipakai untuk showcase bahwa seolah-olah ada pemberantasan korupsi," katanya.
"Atau jangan-jangan orang-orang baik seperti penanggap disini ada Adnan Bivitri dan Kurnia menjadi pemenangnya kita akan lihat seperti itu. Tapi menghidupkan harapan meretas asa itu adalah keniscayaan dan itu pilihan karena kami adalah dan kita adalah orang-orang pelari maraton bukan sprinter jadi memang endurance menjadi salah satu kunci untuk menaklukkan," pungkasnya.
(muh)
Lihat Juga :