Ketua DPD RI Minta Pemerintah Segera Atasi Kesulitan Pasien Dapat Pelayanan Kesehatan
Minggu, 11 Juli 2021 - 18:28 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Ketua DPD RI Minta Pemerintah Pastikan Efektivitas Moderna yang Disiapkan Jadi Vaksin Ketiga
Peristiwa lainnya juga terjadi di Depok, Jawa Barat. Seorang warga Depok berinisial AA (32) pengidap down syndrome, meninggal setelah kontak dengan keluarganya yang terkonfirmasi positif Covid-19. Ironisnya, korban tidak mendapatkan pelayanan dari puskesmas selama sakit. Jenazah AA pun sempat telantar selama beberapa jam karena tidak ada petugas yang datang untuk mengurus pemulasaraan jenazah.
"Kejadian seperti ini menjadi pekerjaan rumah perangkat desa atau pamong lingkungan. Pengurus RT/RW harus aktif memantau warganya. Selain itu jika ada warga yang sakit, khususnya dengan gejala Covid, pengurus RT/RW perlu berkoordinasi cepat dengan Satgas Covid kelurahan agar warganya itu cepat mendapat penanganan," kata LaNyalla.
Senator asal Jawa Timur itu juga menyoroti peristiwa meninggalnya seorang dokter senior di Siak, Riau. Dokter bernama Christian Ery meninggal dunia Kamis (8/7/2021) di ruang praktiknya setelah dua hari tak bisa dihubungi. Christian Ery dipastikan terpapar Covid dan sempat mengeluhkan sakit kepada keluarganya sebelum meninggal dunia.
LaNyalla berharap kejadian seperti ini tidak terulang kembali. "Kita banyak mendengar pasien Covid yang isolasi mandiri di rumah meninggal dunia karena tak berhasil mendapat perawatan medis yang diperlukan. "Banyak juga pasien non-Covid sulit mendapatkan pelayanan kesehatan karena RS penuh, kekurangan obat-obatan serta kondisi yang terus memburuk soal minimnya oksigen. Pemerintah harus segera mengatasi permasalahan ini," sebutnya.
Kondisi seperti ini, kata LaNyalla, sangat menyedihkan dan jika lonjakan Covid terus terjadi kita benar-benar dalam bahaya karena akan banyak nyawa warga yang tak terselamatkan. Maka penting sekali peningkatan pelayanan masyarakat yang sakit sejak dini. Awareness sangat dibutuhkan dilakukan semua pihak, termasuk dari masyarakat sendiri," tambah LaNyalla.
Peristiwa lainnya juga terjadi di Depok, Jawa Barat. Seorang warga Depok berinisial AA (32) pengidap down syndrome, meninggal setelah kontak dengan keluarganya yang terkonfirmasi positif Covid-19. Ironisnya, korban tidak mendapatkan pelayanan dari puskesmas selama sakit. Jenazah AA pun sempat telantar selama beberapa jam karena tidak ada petugas yang datang untuk mengurus pemulasaraan jenazah.
"Kejadian seperti ini menjadi pekerjaan rumah perangkat desa atau pamong lingkungan. Pengurus RT/RW harus aktif memantau warganya. Selain itu jika ada warga yang sakit, khususnya dengan gejala Covid, pengurus RT/RW perlu berkoordinasi cepat dengan Satgas Covid kelurahan agar warganya itu cepat mendapat penanganan," kata LaNyalla.
Senator asal Jawa Timur itu juga menyoroti peristiwa meninggalnya seorang dokter senior di Siak, Riau. Dokter bernama Christian Ery meninggal dunia Kamis (8/7/2021) di ruang praktiknya setelah dua hari tak bisa dihubungi. Christian Ery dipastikan terpapar Covid dan sempat mengeluhkan sakit kepada keluarganya sebelum meninggal dunia.
LaNyalla berharap kejadian seperti ini tidak terulang kembali. "Kita banyak mendengar pasien Covid yang isolasi mandiri di rumah meninggal dunia karena tak berhasil mendapat perawatan medis yang diperlukan. "Banyak juga pasien non-Covid sulit mendapatkan pelayanan kesehatan karena RS penuh, kekurangan obat-obatan serta kondisi yang terus memburuk soal minimnya oksigen. Pemerintah harus segera mengatasi permasalahan ini," sebutnya.
Kondisi seperti ini, kata LaNyalla, sangat menyedihkan dan jika lonjakan Covid terus terjadi kita benar-benar dalam bahaya karena akan banyak nyawa warga yang tak terselamatkan. Maka penting sekali peningkatan pelayanan masyarakat yang sakit sejak dini. Awareness sangat dibutuhkan dilakukan semua pihak, termasuk dari masyarakat sendiri," tambah LaNyalla.
Lihat Juga :