IDI: Jumlah Nakes Meninggal Naik Hampir 7 Kali Lipat
Jum'at, 09 Juli 2021 - 19:13 WIB
loading...
Ketua Tim Mitigasi Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), dr. Adib Khumaidi menyebut jumlah nakes yang wafat mengalami kenaikan yang signifikan. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ketua Tim Mitigasi Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), dr. Adib Khumaidi menyebut jumlah tenaga kesehatan (nakes) yang wafat mengalami kenaikan yang signifikan. Bahkan, kenaikannya hampir menyentuh tujuh kali lipat.
Baca juga: Pengawasan Pasien Isolasi Mandiri Tak Maksimal, Sekda KBB: Banyak Nakes Positif Covid-19
“Yang perlu menjadi perhatian pada saat kita bicara di bulan februari sudah turun dibandingkan di bulan januari, bulan januari ada 65, kemudian februari ada 31, maret 16, april 8, mei 7, dan langsung pada bulan juni naik 48, jadi hampir 7 kali lipat,” kata Ketua Tim Mitigasi Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), dr. Adib Khumaidi dalam konferensi pers virtual dalam kanal Youtube Muhammadiyah Covid-19 Command Center, Jumat (09/07/2021)
Adib melanjutkan, pada data bulan Juli, per tanggal 8 Juli 2021, pihaknya telah menerima data wafat tenaga kesehatan. Adapun dalam data tersebut disebutkan terdapat sebanyak 35 tenaga kesehatan yang tutup usia.
“Kemudian bulan juli saja sudah 35,” ujarnya. Baca juga: Datangi Serbuan Vaksin, Panglima TNI: Tempat dan Nakes Kunci Percepatan Vaksin Nasional
Baca juga: Pengawasan Pasien Isolasi Mandiri Tak Maksimal, Sekda KBB: Banyak Nakes Positif Covid-19
“Yang perlu menjadi perhatian pada saat kita bicara di bulan februari sudah turun dibandingkan di bulan januari, bulan januari ada 65, kemudian februari ada 31, maret 16, april 8, mei 7, dan langsung pada bulan juni naik 48, jadi hampir 7 kali lipat,” kata Ketua Tim Mitigasi Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), dr. Adib Khumaidi dalam konferensi pers virtual dalam kanal Youtube Muhammadiyah Covid-19 Command Center, Jumat (09/07/2021)
Adib melanjutkan, pada data bulan Juli, per tanggal 8 Juli 2021, pihaknya telah menerima data wafat tenaga kesehatan. Adapun dalam data tersebut disebutkan terdapat sebanyak 35 tenaga kesehatan yang tutup usia.
“Kemudian bulan juli saja sudah 35,” ujarnya. Baca juga: Datangi Serbuan Vaksin, Panglima TNI: Tempat dan Nakes Kunci Percepatan Vaksin Nasional
Lihat Juga :