Wujudkan TNI AU yang Disegani, KSAU Tetapkan 9 Program Prioritas
Rabu, 27 Mei 2020 - 11:05 WIB
loading...
Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo menetapkan sembilan program prioritas guna mewujudkan Angkatan Udara menjadi kekuatan yang disegani di kawasan. Foto/Dok. Disoenau
A
A
A
JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo menetapkan sembilan program prioritas guna mewujudkan Angkatan Udara menjadi kekuatan yang disegani di kawasan.
Hal itu diungkapkan Fadjar Prasetyo saat menggelar entry briefing dengan para pejabat TNI Angkatan Udara, pimpinan Py7angkotama TNI AU, dan Komandan Satuan melalui telekonferensi di Gedung Raden Suryadi Suryadarma Mabesau, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa, 26 Mei 2020. (Baca juga: Panglima TNI Pimpin Sertijab Kepala Staf Angkatan Udara)
Alumnus AAU 1988 menyampaikan di era Revolusi Industri 4.0 yang sangat dinamis ini TNI AU harus mengedepankan cara kerja yang komunikatif, inklusif, dan kolaboratif yang muaranya adalah dukungan Sumber Daya Manusia (SDM) TNI AU yang berkualitas. Selain memiliki jiwa nasionalisme, penguasaan teknis, kepribadian yang baik, dan kualitas fisik yang tangguh juga harus didukung dengan kemampuan literasinya. (Baca juga: Letda Pnb Ajeng Tresna Jadi Penerbang Tempur Perempuan Pertama TNI AU)
"Saya melihat setidaknya ada dua jenis literasi yang dapat dijadikan modal berharga bagi prajurit TNI Angkatan Udara dalam menghadapi kemajuan teknologi informasi yang semakin cepat, yaitu literasi baca tulis dan literasi digital," ujarnya dalam keterangan yang diterima SINDOnews, Rabu (27/5/2020).
Selaras dengan hal tersebut, mantan Panglima Komando Wilayah Gabungan (Pangkogabwilhan) II ini juga merumuskan sembilan program prioritas khususnya terkait strategi pembinaan kemampuan dan pembangunan kekuatan TNI Angkatan Udara yaitu, the new normal dimana berbagai tugas tetap dapat berjalan dan dampak pandemi dapat ditekan serendah mungkin. ”Oleh karena itu segera rumuskan the new normal, sebagai mekanisme dan prosedur kinerja yang baru,” ucapnya.
Hal itu diungkapkan Fadjar Prasetyo saat menggelar entry briefing dengan para pejabat TNI Angkatan Udara, pimpinan Py7angkotama TNI AU, dan Komandan Satuan melalui telekonferensi di Gedung Raden Suryadi Suryadarma Mabesau, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa, 26 Mei 2020. (Baca juga: Panglima TNI Pimpin Sertijab Kepala Staf Angkatan Udara)
Alumnus AAU 1988 menyampaikan di era Revolusi Industri 4.0 yang sangat dinamis ini TNI AU harus mengedepankan cara kerja yang komunikatif, inklusif, dan kolaboratif yang muaranya adalah dukungan Sumber Daya Manusia (SDM) TNI AU yang berkualitas. Selain memiliki jiwa nasionalisme, penguasaan teknis, kepribadian yang baik, dan kualitas fisik yang tangguh juga harus didukung dengan kemampuan literasinya. (Baca juga: Letda Pnb Ajeng Tresna Jadi Penerbang Tempur Perempuan Pertama TNI AU)
"Saya melihat setidaknya ada dua jenis literasi yang dapat dijadikan modal berharga bagi prajurit TNI Angkatan Udara dalam menghadapi kemajuan teknologi informasi yang semakin cepat, yaitu literasi baca tulis dan literasi digital," ujarnya dalam keterangan yang diterima SINDOnews, Rabu (27/5/2020).
Selaras dengan hal tersebut, mantan Panglima Komando Wilayah Gabungan (Pangkogabwilhan) II ini juga merumuskan sembilan program prioritas khususnya terkait strategi pembinaan kemampuan dan pembangunan kekuatan TNI Angkatan Udara yaitu, the new normal dimana berbagai tugas tetap dapat berjalan dan dampak pandemi dapat ditekan serendah mungkin. ”Oleh karena itu segera rumuskan the new normal, sebagai mekanisme dan prosedur kinerja yang baru,” ucapnya.
Lihat Juga :