PPKM Darurat, Strategi Penting demi Turunkan Laju Penularan
Rabu, 07 Juli 2021 - 10:38 WIB
loading...
PPKM Darurat ini dilakukan guna menekan laju kasus Covid-19 di Tanah Air.
A
A
A
JAKARTA - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Pulau Jawa dan Bali mulai diberlakukan sejak Sabtu, 3 hingga 20 Juli 2021. PPKM Darurat ini dilakukan guna menekan laju kasus Covid-19 di Tanah Air.
Penularan Covid-19 di Indonesia hingga saat ini sudah sangat mengkhawatirkan. Berdasarkan data dari Satgas Penanganan Covid-19, hingga Senin (5/7/2021) total terkonfirmasi virus Corona sudah mencapai 2,31 juta orang dan kematian mencapai 61.140 orang.
Penasihat Menko Bidang Maritim dan Investasi Damar Susilaradeya menegaskan kepada masyarakat supaya selama PPKM ini tetap di rumah saja guna memutus rantai penularan Covid-19, “Sebenarnya untuk PSBB dan PPKM Darurat memang tidak jauh berbeda, namun memang untuk kali ini penerapan PPKM Darurat jauh lebih ketat,” katanya dalam Dialog Produktif yang diselenggarakan KPCPEN dan ditayangkan di FMB9ID-IKP.
Kondisi yang terjadi di Jakarta menjadi salah satu gambaran betapa perlunya kebijakan PPKM Darurat ini dijalankan dengan maksimal. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Widyastuti MKM menjelaskan, hingga saat ini jumlah kasus aktif harian di Jakarta lebih tinggi, yaitu mencapai 91 ribu kasus per hari, dibandingkan Februari kemarin yang hanya mencapai 25 ribu kasus aktif per hari. “Semuanya membutuhkan pertolongan medis, dan penambahannya juga bukan hanya dua digit melainkan hingga empat digit besar,” ujarnya.
Oleh karena itu, dengan adanya kebijakan PPKM Darurat ini diharapkan bisa membatasi pergerakan masyarakat guna menekan angka penyebaran Covid-19 di Jakarta. Menurutnya, Pemda DKI Jakarta juga telah menyiapkan segala kepentingan untuk menekan angka penyebaran Covid-19.
Penularan Covid-19 di Indonesia hingga saat ini sudah sangat mengkhawatirkan. Berdasarkan data dari Satgas Penanganan Covid-19, hingga Senin (5/7/2021) total terkonfirmasi virus Corona sudah mencapai 2,31 juta orang dan kematian mencapai 61.140 orang.
Penasihat Menko Bidang Maritim dan Investasi Damar Susilaradeya menegaskan kepada masyarakat supaya selama PPKM ini tetap di rumah saja guna memutus rantai penularan Covid-19, “Sebenarnya untuk PSBB dan PPKM Darurat memang tidak jauh berbeda, namun memang untuk kali ini penerapan PPKM Darurat jauh lebih ketat,” katanya dalam Dialog Produktif yang diselenggarakan KPCPEN dan ditayangkan di FMB9ID-IKP.
Kondisi yang terjadi di Jakarta menjadi salah satu gambaran betapa perlunya kebijakan PPKM Darurat ini dijalankan dengan maksimal. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Widyastuti MKM menjelaskan, hingga saat ini jumlah kasus aktif harian di Jakarta lebih tinggi, yaitu mencapai 91 ribu kasus per hari, dibandingkan Februari kemarin yang hanya mencapai 25 ribu kasus aktif per hari. “Semuanya membutuhkan pertolongan medis, dan penambahannya juga bukan hanya dua digit melainkan hingga empat digit besar,” ujarnya.
Oleh karena itu, dengan adanya kebijakan PPKM Darurat ini diharapkan bisa membatasi pergerakan masyarakat guna menekan angka penyebaran Covid-19 di Jakarta. Menurutnya, Pemda DKI Jakarta juga telah menyiapkan segala kepentingan untuk menekan angka penyebaran Covid-19.
Lihat Juga :