PPKM Darurat Tak Efektif, Politikus PKB Minta Pemerintah Jamin Stimulus Usaha
Rabu, 07 Juli 2021 - 07:13 WIB
loading...
Masih banyaknya perusahaan yang belum menerapkan WFH menyebabkan PPKM Darurat tidak berjalan efektif. Foto/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Empat hari pelaksanaan PPKM Darurat Covid-19 Jawa dan Bali belum efektif mengurangi mobilitas dan interaksi masyarakat. Salah satu sebabnya, di sektor industri masih banyak perusahaan non-esensial, termasuk UKM dan UMKM yang tidak melaksanakan work from home (WFH). Akibatnya mobilitas buruh belum mengalami penurunan signifikan.
"Ditambah lagi transportasi umum angkutan penumpang, seperti kereta dan bus juga masih tetap beroperasi," kata Wakil Ketua Komisi II DPR, Luqman Hakim, Rabu (7/7/2021).
Luqman mengatakan, agar sektor industri, UKM dan UMKM mematuhi PPKM Darurat, dia meminta pemerintah segera memberi penjelasan mengenai subsidi atau stimulus yang sudah disiapkan kepada dunia usaha.
"Jika masalah subsidi atau stimulus sektor industri tidak diperjelas dan menyebabkan mereka nekat tidak mematuhi PPKM Darurat, pasti kaum buruh yang akan menjadi korban, baik secara ekonomi maupun kesehatan," ujar anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.
Baca juga: PPKM Darurat, Perusahaan yang Wajibkan Karyawan Masuk Harus Disanksi Tegas
"Ditambah lagi transportasi umum angkutan penumpang, seperti kereta dan bus juga masih tetap beroperasi," kata Wakil Ketua Komisi II DPR, Luqman Hakim, Rabu (7/7/2021).
Luqman mengatakan, agar sektor industri, UKM dan UMKM mematuhi PPKM Darurat, dia meminta pemerintah segera memberi penjelasan mengenai subsidi atau stimulus yang sudah disiapkan kepada dunia usaha.
"Jika masalah subsidi atau stimulus sektor industri tidak diperjelas dan menyebabkan mereka nekat tidak mematuhi PPKM Darurat, pasti kaum buruh yang akan menjadi korban, baik secara ekonomi maupun kesehatan," ujar anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.
Baca juga: PPKM Darurat, Perusahaan yang Wajibkan Karyawan Masuk Harus Disanksi Tegas
Lihat Juga :