Komunitas Muslim Indonesia di Luar Negeri: Sebuah Introspeksi

Rabu, 07 Juli 2021 - 06:58 WIB
loading...
Komunitas Muslim Indonesia...
Imam Shamsi Ali. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
Imam Shamsi Ali
Presiden Nusantara Foundation

HIDUP saya memang ditakdirkan lebih banyak di luar negeri, khususnya di Amerika, dibandingkan di dalam negeri sendiri. Tujuh tahun di Pakistan, dua tahun di Arab Saudi dan hingga saat ini sudah hampir 1/4 abad (25 tahun) di Negeri Pam Sam.

Dalam perjalanan panjang itu tentu saya banyak belajar, mendalami dan menyelami banyak hal. Satu di antaranya adalah belajar tentang tabiat kehidupan warga Indonesia di luar negeri, di mana saya tentunya menjadi bagian darinya.

Dari perenungan dan refleksi itu saya banyak mengambil pelajaran untuk saya pribadi jadikan loncatan dalam melangkah lebih jauh ke depan. Saya menemukan dengan jelas siapa, apa dan bagaimana warga Indonesia di luar negeri itu.

Baca juga: Jumlah Diaspora Indonesia di Djibouti Meningkat 400 Persen

Beberapa waktu lalu saya pernah menulis tentang Diaspora Indonesia secara umum. Kali ini saya ingin menuliskan secara khusus tentang masyarakat Muslim Indonesia yang ada di luar negeri, khususnya mereka yang menetap di berbagai kota di Amerika Serikat.

Hal pasti yang harus disadari adalah bahwa masyarakat Muslim Indonesia di luar negeri, termasuk di Amerika, harusnya memiliki potensi sekaligus peluang untuk melakukan banyak hal. Baik itu untuk kepentingan domestik (Amerika) maupun kepentingan negara asal (Indonesia).

Tentu ini bukan basa basi. Tapi sebuah realita yang memiliki dasar-dasar argumentasi yang kuat.

Semua tahu bahwa Indonesia adalah negara besar. Kebesarannya tidak saja secara geografis yang membentang dari Sabang sampai Marauke. Yang jika ditempuh dengan pesawat terbang akan memakan waktu sekitar 6 jam. Lebih lama dari Perjalanan dari New York bagian timur Amerika ke California bagian barat Amerika.

Sebenarnya kebesaran Indonesia hampir dalam segala aspeknya. Dari sejarah, geografis hingga kepada jumlah pulau-pulau yang membentang dalam negara kesatuan Republik Indonesia. Hingga ke kekayaan dan keindahan alamnya.

Baca juga: Lebaran Warga Indonesia di Kota Granit Aberdeen Skotlandia

Tapi bagi saya pribadi, kebesaran dan keindahan Indonesia tidak saja pada alamnya. Tetapi lebih utama ada pada manusianya. Manusia Indonesia itu memiliki kelebihan-kelebihan dan potensi yang dahsyat. Sesuatu yang terkadang terlihat pada kreasi atau karya yang sederhana tapi menakjubkan dalam berbagai bidang kehidupan.

Di bidang kulinari misalnya, ketika menyebut kata "Indonesian food" Anda akan bingung menentukan yang mana. Semua daerah/pulau memiliki bahkan bukan hanya satu macam makanan. Tapi ragam bentuk dan rasa.

Sebagai misal saja, ambillah makanan ala Bugis, Makassar. Ada puluhan bentuk dan rasa makanan di daerah itu. Dari Coto Mangkasara, Pallu Kongro, Pallu Basa, Pallu Mara, Sop Sodara, hingga Pallu Butung, Pisang Epek, dan lain-lain.

Demikian pula ketika kita berbicara tentang keindahan dan keragaman budaya bangsa ini. Setiap daerah memiliki pakaian adat yang cantik. Setiap daerah juga memiliki tarian yang juga luar biasa.

Karakter beragama Indonesia
Saya tidak berbicara tentang agama (baca Islam) sebagai keyakinan dan amalan ritualnya. Karena Sesungguhnya Islam itu satu di mana pun di dunia ini. Islam memiliki sumber yang sama, yaitu Al-Quran dan as-Sunnah. Sehingga pada tataran konseptual agama Islam itu bersifat tunggal.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menko AHY Dorong Diaspora...
Menko AHY Dorong Diaspora Indonesia di Rusia Bentuk Asosiasi Pengusaha
9 WNI yang Ditahan Israel...
9 WNI yang Ditahan Israel Tiba di Bandara Soekarno-Hatta
2 WNI Akui Dapat Kekerasan...
2 WNI Akui Dapat Kekerasan Fisik saat Ditahan Israel, Diinjak, Ditendang, hingga Disetrum
9 WNI yang Ditahan Israel...
9 WNI yang Ditahan Israel Alami Kekerasan Ditendang, Dipukul, hingga Disetrum
Menlu Ungkap Kondisi...
Menlu Ungkap Kondisi 9 WNI yang Ditangkap Israel: Komunikasi Sulit
Kemlu: Tak Ada Korban...
Kemlu: Tak Ada Korban WNI dalam Insiden Penembakan di Masjid San Diego California
Diaspora Indonesia Suarakan...
Diaspora Indonesia Suarakan Solidaritas dan Aspirasi dengan Boston Bergerak
Hadapi Kebijakan Imigrasi...
Hadapi Kebijakan Imigrasi Trump, Ini Saran Lawyer untuk Diaspora Indonesia
Diaspora Indonesia Berjibaku...
Diaspora Indonesia Berjibaku Melawan Api di Los Angeles
Rekomendasi
Acaraki Jamu Festival...
Acaraki Jamu Festival 2026 Dorong Jamu Jadi Penggerak Ekonomi Nasional
Mengapa Komunitas Internasional...
Mengapa Komunitas Internasional Tak Bisa Menghentikan Gazanisasi di Lebanon?
Jelang Timnas Indonesia...
Jelang Timnas Indonesia Vs Mozambik, Beckham Putra Tulis Pesan Motivasi
Berita Terkini
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
5 Berita Hukum Pekan...
5 Berita Hukum Pekan Ini: Dadan Hindayana dan Silmy Karim Tersangka Korupsi, Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Mashum: NU juga Butuh Tata Krama
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved