Menkes: Vaksinasi Anak 12-17 Tahun Akan dilakukan di Sekolah

Senin, 05 Juli 2021 - 16:28 WIB
loading...
Menkes: Vaksinasi Anak...
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin vaksinasi terhadap anak usia 12-17 tahun akan dilakukan oleh Dinas Kesehatan setempat di sekolah. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Di tengah lonjakan kasus Covid-19 di Tanah Air akibat masuknya varian baru dari sejumlah negara, pemerintah juga mengupayakan agar target vaksinasi Covid-19 terpenuhi, begitu juga vaksinasi terhadap anak usia 12-17 tahun yang izin daruratnya belum lama ini dikeluarkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

"Vaksinasi anak, kita juga sudah memberikan izin, berkoordinasi dengan BPOM dan ITAGI untuk bisa memberikan vaksinasi anak, setelah kita melihat apa yang sudah jadi best practices di dunia, itu diberikan antar 12-17 tahun," kata Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi IX DPR secara virtual, Senin (5/7/2021). Baca juga: Ini 6 Lokasi dan Cara Pendaftaran Vaksinasi Anak Usia 12-17 Tahun

Budi menjelaskan, vaksinasi untuk anak usia 12-17 tahun ini akan dilakukan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) di daerah setempat dan sekolah-sekolah akan menjadi lokasi vaksinasinya. "Vasinasi ini akan dilakukan di dinas-dinas pendidikan, di sekolah," terangnya. Baca juga: Tunggakan Insentif Nakes Rp8 Triliun, Jabar Tertinggi Disusul Jatim, dan Sulsel

Menurut mantan Dirut Bank Mandiri ini, pemisahan vaksinasi anak ini dilakukan agar anak-anak lebih aman, dan tidak bentrok dengan vaksinasi usia 18 tahun ke atas lebih berisiko. "Agar tak bentrok dengan program vaksinasi yang jauh lebih berisiko yaitu 18 tahun ke atas," ungkapnya.

Adapun deteksi Covid-19, Budi mengakui bahwa sejak varian delta ini masuk Indonesia, penularan lebih cepat terjadi, sehingga testing-nya kita di beberapa provinsi termasuk Jakarta itu ternyata masih tidak cukup, karena positivity ratenya sudah naik. Sehingga, testing rate-nya ditingkatkan dalam kebijakan PPKM Darurat ini.

"Bahwa testing kita akan dinaikan secara agresif dari sekitar 100.000 per hari seperti sekarang, menjadi 400.000 an per hari. Kalau positivity ratenya di atas 25%, maka targetnya 15 per seribu per minggu. Jadi kita tingkatkan secara agresif, belajar dari India mengenai testing ini," terangnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Minta Menkes...
Prabowo Minta Menkes Perluas CKG-Perkuat Penanggulangan TBC
Menkes Siap Dukung 4...
Menkes Siap Dukung 4 Langkah BGN untuk MBG
BPOM Tegaskan Peraturan...
BPOM Tegaskan Peraturan BPOM No 5/2026 Bukan Soal Penempatan Apoteker
BPOM: Isu Wajib Apoteker...
BPOM: Isu Wajib Apoteker di Minimarket Hoaks, yang Diatur Pengelolaan Obatnya
BPOM dan WHO Perkuat...
BPOM dan WHO Perkuat Kolaborasi Pengawasan Obat dan Makanan
BPOM dan BGN Kerja Sama...
BPOM dan BGN Kerja Sama Perkuat Pengawasan Keamanan Program MBG
Perluas Jaringan di...
Perluas Jaringan di 30 Titik Indonesia, Nia Nature Sediakan Suplemen Herbal Berstandar BPOM
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan Harga Obat, BPOM Permudah Perizinan Bahan Baku Impor
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
Rekomendasi
Regenerasi Kulit Jadi...
Regenerasi Kulit Jadi Tren Baru Perawatan Estetika Modern
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Berita Terkini
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Infografis
8 Peristiwa Besar di...
8 Peristiwa Besar di Indonesia Sepanjang Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved