Masa Kritis Pandemi Covid-19 Diprediksi Terjadi hingga September

Minggu, 04 Juli 2021 - 05:38 WIB
loading...
Masa Kritis Pandemi...
Masa kritis pandemi Covid-19 di Indonesia diprediksi akan berlangsung hingga September 2021. Foto: Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Epidemiolog asal Griffith University Australia,DickyBudimanmemprediksi, masa kritis pandemi Covid-19 di Indonesia akan berlangsung hingga September 2021. Oleh karenanya, ia meminta semua pihak untuk mengantisipasi lonjakan kasus yang benar-benar signifikan.

"Yang kita hadapi adalah puncak kasus yang sangat serius di akhir Juli ini. Sehingga, masa kritisnya itu bisa sampai September. Ini yang harus kita mitigasi, yang harus kita cegah dan antisipasi supaya ledakannya itu tidak besar," kata Dicky kepada MNC Portal Indonesia, Minggu (4/7/2021). Baca juga: PPKM Darurat Dinilai Pertaruhan untuk Akhiri Pandemi Covid-19

Menurut Dicky, ledakan kasus harian Covid-19 sulit dihindari dalam beberapa waktu depan. Namun, ledakan itu bisa diminimalisir dengan kepatuhan dan pemaksimalan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dalam dua minggu kedepan.

"Nah, itulah sebabnya maka perlu peran semua pihak, termasuk strategi PPKM ini menjadi alat, menjadi sarana untuk penguatan respon di setiap aspek, di setiap sektor, di setiap tingkatan pemerintahan, termasuk strategi pengendalian pandemi mulai dari 3Tnya, vaksinasinya, dan ada pembatasan-pembatasan," beber Dicky.

Dicky menilai kebijakan PPKM Darurat bukan langkah yang ideal dalam mengendalikan virus varian baru Covid-19. Namun, saat ini kebijakan tersebut bisa dijadiin alternatif untuk meminimalisir penyebaran virus Covid-19. Baca juga: BPOM Nyatakan Sinovac untuk Remaja Aman, Ketua DPD RI Berharap Pandemi Covid-19 Bisa Segera Ditekan
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Alumni Relawan RSDC...
Alumni Relawan RSDC Wisma Atlet Hadiri Reuni dan Halalbihalal di Markas Marinir
Mitigasi Inklusif Kolaboratif...
Mitigasi Inklusif Kolaboratif Organisasi Jadi Model Ideal Hadapi Bencana Non Alam Pandemi
3 Orang Jadi Tersangka,...
3 Orang Jadi Tersangka, Kasus Pengadaan APD Covid-19 Rugikan Negara Rp319 Miliar
SBY Lapor ke Jokowi...
SBY Lapor ke Jokowi Jadi Penasihat Khusus Aliansi Sedunia Membasmi Malaria
WHO Sebut Tren Kerja...
WHO Sebut Tren Kerja Jarak Jauh Bisa Berdampak Buruk Bagi Kesehatan Pekerja
Lonjakan Covid-19 di...
Lonjakan Covid-19 di Jakarta sejak Awal 2025 Tembus 38 Kasus
Eks Bos CDC Klaim Peran...
Eks Bos CDC Klaim Peran Penting AS dalam Memulai Pandemi Covid
Dharma Pongrekun Sebut...
Dharma Pongrekun Sebut Pandemi Agenda Terselubung Asing, Ini Alasan Ridwan Kamil Tanya soal Covid-19
Rekomendasi
Bertemu Pramono, Ketum...
Bertemu Pramono, Ketum Rekat Indonesia Dukung Program Pemberdayaan UMKM Pemprov DKI
Sering Lelah dan Mudah...
Sering Lelah dan Mudah Ngantuk Meski Tidur Cukup? Bisa Jadi Ini Penyebabnya
Superkomputer LineShine...
Superkomputer LineShine China Raih Status Superkomputer Tercepat di Dunia
Berita Terkini
Satgas Lundup Polri...
Satgas Lundup Polri Bongkar Kasus Impor Ilegal Senilai Hampir Rp1 Triliun
Presiden Prabowo Hadiri...
Presiden Prabowo Hadiri Resepsi Pernikahan Putri Ketua KPK
29 Brigjen Pol Dimutasi...
29 Brigjen Pol Dimutasi Kapolri pada Juni 2026, Ini Nama-namanya
Jokowi Pakai Baju Berlogo...
Jokowi Pakai Baju Berlogo PSI: Artinya Tahu Sendiri
Bangun Integrasi Hukum...
Bangun Integrasi Hukum dan Seni Lewat Pustaka Nada
Kemhan Beberkan Materi...
Kemhan Beberkan Materi Latihan Fisik Calon Manajer Kopdes: Baris-berbaris hingga Hormat Militer
Infografis
Waspada, Kasus COVID-19...
Waspada, Kasus COVID-19 Meningkat 2 Kali Lipat di Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved