Elite Parpol Pendukung Pemerintah Reuni, Demokrat Sebut Bisa Saja Bahas Upaya Langgengkan Kekuasaan

Jum'at, 25 Juni 2021 - 11:42 WIB
loading...
Elite Parpol Pendukung...
Simpatisan Partai Demokrat. Foto/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pertemuan para elite partai politik ( parpol ) pendukung pemerintah di Restoran Plataran, Jakarta, Rabu 23 Juni 2021 terus mendapat tanggapan. Kali ini, Deputi Strategi dan Kebijakan Balitbang DPP Partai Demokrat Yan Harahap yang menanggapinya.

Yan tak begitu percaya dengan klaim Sekretaris Jenderal (Sekjen) PKB Hasanuddin Wahid alias Cak Udin yang mengaku pertemuan itu tidak untuk membahas wacana Jokowi tiga periode. Yan menilai bisa saja pertemuan itu membahas hal tersebut.

Menurut Yan, bicara soal pertemuan para petinggi partai politik (parpol), tentu pembicaraannya tak akan lepas dari persoalan politik. "Melihat pertemuan para parpol pendukung pemerintah itu sampai dilakukan di saat kasus Covid-19 lagi tinggi-tingginya, pasti membahas sesuatu hal yang sangat penting," ujar Yan kepada SINDOnews, Jumat (25/6/2021).

Baca juga: Elite Parpol Pendukung Pemerintah Reuni, Politikus Partai Ummat: Kalau Hanya Makan-Makan, Apa Urgensinya

Sebab, kata Yan, jika pertemuannya tidak penting, pasti para elite parpol pendukung pemerintah itu menundanya. "Jadi, bisa saja yang dibahas, bagaimana upaya untuk melanggengkan kekuasaan misalnya. Bisa saja kan? Atau bagaimana merancang agar jabatan Presiden menjadi tiga periode bisa terwujud, ya kan?" pungkasnya.

Baca juga: Soal Presiden Tiga Periode, Pengamat Ini Singgung Safety Player

Pertemuan para elite parpol pendukung pemerintah itu atas undangan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai NasDem Johnny G. Plate. Hanya Sekjen Partai Golkar Lodewijk Freidrich Paulus dan Sekjen Partai Hanura Gede Pasek Suardika yang absen dalam pertemuan itu.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Said Didu ke Presiden...
Said Didu ke Presiden Prabowo: Kawan Bapak Tuh Ada di Luar, Bukan di Dalam
AHY Ingatkan Kader Demokrat...
AHY Ingatkan Kader Demokrat Hasilkan Kebijakan yang Berpihak kepada Rakyat
PDIP Tolak Revisi UU...
PDIP Tolak Revisi UU Pemilu Jadi Inisiatif Pemerintah: Sama Saja Menyerahkan Nyawa Parpol
Lewat Forum IQRO, PKS...
Lewat Forum IQRO, PKS Perkuat Peran Solutif Hadapi Krisis Energi
SK Pengurus Partai Ummat...
SK Pengurus Partai Ummat Tak Kunjung Disahkan, Aznur Syamsu Imbau Kader Tak Terprovokasi
Kuasa Hukum DPP PPP:...
Kuasa Hukum DPP PPP: Jawaban Tergugat Diterima Hakim, Gugatan Balik atas Perkara Maluku Diajukan
Sudirman Said: Kepemimpinan...
Sudirman Said: Kepemimpinan Berkelanjutan Lahir dari Sistem yang Kuat
Sidang Gugatan PPP,...
Sidang Gugatan PPP, Saksi Sebut SK Plt Maluku Cacat Hukum
10 Tahun Tanpa Kantor,...
10 Tahun Tanpa Kantor, Kini PPP Bengkulu Tengah Siap Tancap Gas
Rekomendasi
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Aroma Match Fixing Rugikan...
Aroma Match Fixing Rugikan Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Kenapa FIFA Tolak Investigasi?
YHK Junior Padel Championship...
YHK Junior Padel Championship 2026 Jadi Ajang Lahirnya Atlet Muda Indonesia
Berita Terkini
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
OTT Kuansing, Bupati...
OTT Kuansing, Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain Menyerahkan Diri ke KPK
Apartemen Disita Jelang...
Apartemen Disita Jelang Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Buka Suara
Tepis Isu Pecah Kongsi...
Tepis Isu Pecah Kongsi dengan Dokter Tifa, Roy Suryo: Saling Membersamai
Nilai Hakim Abaikan...
Nilai Hakim Abaikan Fakta Persidangan, Nadiem Makarim Bakal Lapor ke KY
Tim Hukum Jokowi Endus...
Tim Hukum Jokowi Endus Strategi Pecah Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa
Infografis
Mantan Bos Google Sebut...
Mantan Bos Google Sebut AI Bisa Digunakan untuk Membunuh Orang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved