Tinjau Latma TNI AU-USPACAF, KSAU Ingin Cope West 2022 Masukkan Air Refueling
Kamis, 24 Juni 2021 - 21:15 WIB
loading...
A
A
A
Pada saat di ruang BCDS, Kasau menerima laporan pelaksanaan latihan Cope West 2021 yang disampaikan oleh Kolonel Pnb Jajang Setiawan, selaku Direktur Latihan dari TNI AU.
Kolonel Pnb Jajang memaparkan tentang pelaksanaan latihan Cope West 2021. Paparan diawali dengan penyampaian sejarah penyelenggaraan latihan Cope West pertama di Medan pada tahun 1995, hingga Cope West 2021 di Lanud Roesmin Nurjadin saat ini.
Berbagai materi yang dilatihkan, juga di paparkan oleh Kolonel Pnb Jajang, yang kesehariannya menjabat sebagai Danwing 6 tersebut. Materi latihan yang dipaparkan diantarannya Basic Fighter Manuver (BFM), Air Combat Manuver (ACM) dan Air Combat Tactic (ACT).
Selain melaksanakan materi latihan di atas, Cope West 2021 juga melaksanakan latihan pertempuran udara jarak jauh atau Beyond Visual Range (BVR). Materi ACT dengan BVR ini sudah dapat dilaksanakan, karena pesawat F-16 TNI AU yang telah diupgrade melalui program Falcon Star- eMLU telah didukung dengan teknologi dan persenjataan rudal air to air yang memadai.
Baca juga: KSAU Dorong Pembentukan Badan Pengelola Ruang Udara Nasional
Kolonel Pnb Jajang memaparkan tentang pelaksanaan latihan Cope West 2021. Paparan diawali dengan penyampaian sejarah penyelenggaraan latihan Cope West pertama di Medan pada tahun 1995, hingga Cope West 2021 di Lanud Roesmin Nurjadin saat ini.
Berbagai materi yang dilatihkan, juga di paparkan oleh Kolonel Pnb Jajang, yang kesehariannya menjabat sebagai Danwing 6 tersebut. Materi latihan yang dipaparkan diantarannya Basic Fighter Manuver (BFM), Air Combat Manuver (ACM) dan Air Combat Tactic (ACT).
Selain melaksanakan materi latihan di atas, Cope West 2021 juga melaksanakan latihan pertempuran udara jarak jauh atau Beyond Visual Range (BVR). Materi ACT dengan BVR ini sudah dapat dilaksanakan, karena pesawat F-16 TNI AU yang telah diupgrade melalui program Falcon Star- eMLU telah didukung dengan teknologi dan persenjataan rudal air to air yang memadai.
Baca juga: KSAU Dorong Pembentukan Badan Pengelola Ruang Udara Nasional
Lihat Juga :