KPK Selisik Arahan Khusus Aa Umbara untuk Pejabat Pemkab Bandung Barat

Kamis, 24 Juni 2021 - 13:08 WIB
loading...
KPK Selisik Arahan Khusus...
Aa Umbara Sutisna (kiri) dan anaknya Andri Wibawa menggunakan rompi tahanan seusai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (9/4/2021). Foto/Dok SINDOnews/Sutikno
A A A
JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyelisik arahan khusus Bupati non-aktif Bandung Barat Aa Umbara Sutisna (AUS) terkait pengerjaan berbagai proyek di wilayahnya. Diduga, Aa Umbara Sutisna memberikan arahan khusus tersebut kepada sejumlah pejabat Pemkab Bandung Barat.

Hal itu terungkap setelah penyidik memeriksa sejumlah pejabat Pemkab Bandung Barat pada Rabu, 23 Juni 2021. Para pejabat itu diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi pengadaan barang tanggap darurat bencana Pandemi Covid-19 pada Dinsos Pemkab Kabupaten Bandung Barat Tahun 2020.

"Para saksi hadir dan dikonfirmasi antara lain terkait dengan dugaan arahan khusus dari tersangka AUM untuk pengerjaan berbagai proyek di Pemkab KBB," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Kamis (24/6/2021).

Baca juga: Personel Satpol PP Ditarik dan Tidak Lagi Menjaga Rumah Pribadi Aa Umbara

Sejumlah pejabat Pemkab Bandung Barat yang hadir pada pemeriksaan kemarin yaitu Heru Budi Purnomo (Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan); Hendra Trismayadi (Kadis Dukcapil); H. Wahyudiguna (mantan Kadis Dukcapil); dan Ade Sudiana (Kadis UMKM).

Kemudian, Imam Santoso Mulyo; Asep Dendih (Kadis Pendidikan); Dewi Muniarti (Kabid Kesehatan Masyarakat); Mulyana, SKM, MM; dr. Wishnu Pramulyo Ady; Tuti Heriyati, SKM, MM; serta David Oot, SE, M.Si. Mereka diperiksa di perkantoran Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (Aula Wakil Bupati).

Baca juga: Aa Umbara Dicopot dari Ketua Partai, Ini Target Plt Ketua DPD NasDem KBB
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Telusuri Aset Tersangka...
Telusuri Aset Tersangka Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Pengelola Apartemen
Fuad Hasan Absen karena...
Fuad Hasan Absen karena Kondisi Kesehatan, KPK Minta Bukti
Bos Maktour Mengaku...
Bos Maktour Mengaku Kelelahan, Kembali Absen dari Pemeriksaan KPK
Selain Bos Maktour,...
Selain Bos Maktour, KPK Panggil Tiga Saksi Lain Kasus Kuota Haji
Kasus Kuota Haji, KPK...
Kasus Kuota Haji, KPK Panggil Bos Maktour Hari Ini
Noel Divonis 4,5 Tahun...
Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara, KPK Tidak Ajukan Banding
Kasus Muara Enim, KPK:...
Kasus Muara Enim, KPK: Korupsi Terjadi sebelum Tahap Perencanaan-Penganggaran Dilakukan
Kenakan Rompi Tahanan,...
Kenakan Rompi Tahanan, Bupati Muara Enim Edison Resmi Ditahan KPK
KPK Bergerak! Usai OTT...
KPK Bergerak! Usai OTT Bupati Muara Enim, Sejumlah Ruangan Penting Disegel
Rekomendasi
Piala Dunia 2026: FIFA...
Piala Dunia 2026: FIFA Diam-Diam Ubah Ritual VAR
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
Berita Terkini
Indonesia Tunjukkan...
Indonesia Tunjukkan Kerukunan Antaragama ke Presiden Jerman di Istiqlal dan Katedral
Gelombang I Berakhir,...
Gelombang I Berakhir, 245 Kloter Jemaah Haji Telah Diberangkatkan ke Tanah Air
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
Telusuri Aset Tersangka...
Telusuri Aset Tersangka Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Pengelola Apartemen
Tahun Baru Islam, Menag:...
Tahun Baru Islam, Menag: Momentum Pentingnya Dialog dan Merangkul Perbedaan
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved