Pacu Aktivitas Fisik untuk Jaga Kesehatan Anak di Masa Pandemi

Kamis, 24 Juni 2021 - 06:05 WIB
loading...
A A A
Husein menjelaskan secara natural anak-anak itu tidak bisa diam. Mereka aktif bergerak dan itu merupakan hal yang baik untuk tumbuh kembangnya. Segala aktivitasnya itu akan merangsang aspek motorik dan kesehatan fisik anak. Namun, pandemi membuat anak-anak terkungkung di rumah. ‘’Ini fenomena yang cukup mengkhawatirkan,’’ tandasnya

Menghadapi kondisi yang ada, orang tua dan anak-anak harus bisa beradaptasi dengan situasi ini karena pandemi ini belum diketahui kapan berakhirnya. Dia lantas mengingatkan bahawa anak-anak bisa semakin stres jika terus “dibombardir” dengan tugas-tugas dari sekolah selama pembelajaran jauh jauh (PJJ). Husein mengungkapkan beberapa anak, terutama yang baru masuk sekolah, kehilangan kesenangan masa awal masuk sekolah.

“Romantisme itu hilang. Itu sebenarnya sebuah experience hidup yang penting. Berinteraksi dengan teman dan guru baru. Kemudian, kompetisi yang sehat bersama teman di lingkungan sekolah. Itu hilang. Bisa jadi ini mengganggu anak-anak dalam setahun atau dua tahun ini,” tuturnya.

Dalam pandangannya, situasi sekarang seperti maju-mundur kena bagi anak-anak. Di satu sisi, virus mengancam kesehatan dan nyawa. Di sisi lain, mereka membutuhkan kegiatan. Husein menyarankan para orang tua untuk mengajak anaknya berolahraga pagi di sekitar rumah, misalnya bersepeda dan jalan santai, pada pagi hari.

Setelah sholat subuh, situasi biasanya masih sepi. Ini akan meminimalisir pertemuan dengan orang lain atau kerumunan. “Kemudian mengurangi yang terlalu banyak duduk dan bermain game. Itu perilaku yang jika terlalu sering tidak sehat. Mata sering berinteraksi dengan layar gadget pin kurang sehat,” tegasnya.

Kecanduan game, menurutnya, dalam jangka panjang bisa merusak sensor otak. Orang tua sebaiknya memanfaatkan halam rumah untuk mengajak anak berkebun. Anak-anak bisa diminta membantu menggali, menanam, dan menyiram tanaman. Anak-anak perlu dilatih untuk mendapatkan kesehatan yang baru dan baik untuk tumbuh kembangnya.

Alternatif lain, orang tua bisa mengajari anak-anak memelihara hewan, seperti kucing dan ikan cupang. Husein mengungkapkan ada hal yang kerap luput dari perhatian banyak pihak terkait kesehatan dan tumbuh kembang anak. Pada awal pandemi, layanan imunisasi wajib dan rutin sempat tidak berjalan. Lonjakan kasus Covid-19 saat ini dikhawatirkan akan membuat layanan imunisasi di posyandu-posyandu tidak berjalan. “Kalau mereka enggak dapat akan berpengaruh di masa mendatang untuk mencegah penyakit pada anak,” kata dia.

Epidemiolog Universitas Indonesia (UI) Tri Yunis Miko Wahyonio meminta para orang tua harus kreatif dalam menciptakan aktivitas di tengah pandemi ini. Yang paling utama, harus berani membatasi anak-anak bermain menggunakan gawai. Menurutnya, anak-anak itu harus diajarkan tentang manajemen waktu. “Jadi kalau (anaknya) main terus, ya (kasih tahu) jangan main terus,” ujarnya kepada Koran SINDO, Rabu (23/6/2021).

Tri Yunis menegaskan anak-anak bukan berarti boleh keluar rumah sama sekali. Mereka tetap boleh keluar asal taat akan protokol kesehatan (prokes), seperti menggunakan masker. Para orang tua bisa mengajak mereka ke taman-taman yang ada di sekitar rumah. “Apa (kegiatan) yang menyenangkan buat orang tua dan anaknya. Ayo jalan-jalan, ke tempat yang ada mainanya di luar bukan di mall,” katanya.
(ynt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kekerasan Fisik dan...
Kekerasan Fisik dan Seksual Masih Ada, Menag: Pesantren Harus Jadi Ruang Paling Aman bagi Anak
Menteri Arifah: PP Tunas...
Menteri Arifah: PP Tunas Lindungi Anak dari Ancaman Ruang Digital
KLB Campak Meningkat,...
KLB Campak Meningkat, Vita DPR: Negara Tak Boleh Abai Lindungi Anak
Pemerintah Batasi TikTok...
Pemerintah Batasi TikTok hingga Roblox untuk Anak-anak, Orang Tua: Kita Dukung!
Seskab Teddy Dorong...
Seskab Teddy Dorong Orang Tua Batasi Akses Media Sosial bagi Anak
Komdigi Gandeng 5 Kementerian,...
Komdigi Gandeng 5 Kementerian, Siap Batasi Akses Medsos Anak di Bawah 16 Tahun
Ruben Onsu Tak Lagi...
Ruben Onsu Tak Lagi Harapkan Permintaan Maaf Sarwendah, Hanya Ingin Bertemu Anak
Dilarang Sering Gendong...
Dilarang Sering Gendong Baby Soleil, Alyssa Daguise Bantah Mitos Bayi Bau Tangan
Viral Mitos Lemak Berbahaya...
Viral Mitos Lemak Berbahaya untuk MPASI Anak, Ini Penjelasan Dokter!
Rekomendasi
Pulisic Absen, Amerika...
Pulisic Absen, Amerika Serikat Bungkam Australia 2-0 di Piala Dunia 2026
Nyaris Telanjang, Ivana...
Nyaris Telanjang, Ivana Knoll Bikin Gempar Piala Dunia 2026
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Berita Terkini
Kuliah Umum di IPDN,...
Kuliah Umum di IPDN, Menko AHY Ajak Praja Taklukkan Tantangan Geografis Indonesia
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang,...
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang, Golkar: Entah Apa yang Diseimbangkan, Nanti Rakyat yang Menilai
4 Prajurit TNI Penyiram...
4 Prajurit TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Ajukan Banding
Ubedilah Badrun Bongkar...
Ubedilah Badrun Bongkar Upaya Pembelahan Gerakan Mahasiswa
Masalah Hukum Penggunaan...
Masalah Hukum Penggunaan Artificial Intelligence
Ubedilah Badrun Sebut...
Ubedilah Badrun Sebut Gerakan Mahasiswa Murni, Tidak Ditunggangi Kepentingan Politis
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved