16.000 Orang Gabung Organisasi Teroris, Siap Melakukan Aksi Teror

Rabu, 23 Juni 2021 - 21:32 WIB
loading...
16.000 Orang Gabung...
Prajurit Batalyon Infantri Raider 631/Antang melakukan misi pembebasan Gubernur Kalteng yang disandera dari kelompok teroris pada latihan pemeliharaan kemampuan prajurit di gedung KONI, Palangkaraya, Kalteng, Selasa (15/6/2021). FOTO/ANTARA/Makna Zaezar
A A A
JAKARTA - Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Bidang Penanganan Terorisme, M Najih Arromadloni menyebut saat ini jumlah orang yang masuk dalam kelompok teroris di Indonesia sangat banyak. Tidak kurang dari 16.000 orang masuk dalam kelompok jaringan teroris yang siap melakukan aksi teror.

"Sangat menghawatirkan. Yang teror saja yang sudah siap yang ada dalam kelompok Jamaah Islamiah itu anggotanya ada lebih dari 6.000," kata M Najih saat dialog bersama Deddy Corbuzier yang disiarkan dalam YouTube, Rabu (23/6/2021).

Dia menyebut angka itu diperoleh pada 2020 setelah pimpinan JI Para Wijayanto ditangkap Densus 88 Antiteror Polri pada 2019 di Kranggan, Bekasi, Jawa Barat.

Baca juga: Buku Teroris Menyebar Luas di Internet, Mudah Diakses Siapa Pun

Selain kelompok Jemaah Islamiah kelompok lain yang melakukan teroris adalah Jamaah Ansharut Daulah (JAD), Mujahidin Indonesia Timur (MIT), Jamaah Ansharut Tauhid (JAT). Setidaknya ada lebih dari 9.000 orang yang tergabung dalam kelompok tersebut.

"JI 6.000, digabung dengan JAD, MIT, JAT estimasi 16.000," jelasnya.

Angka itu belum termasuk orang yang berada di lapisan bawah yang belum dikategorikan siap melakukan teror. Dia menyebut pihaknya telah lama melakukan koordinasi dengan BNPT bahkan data tersebut juga berasal dari BNPT.

"Sudah koordinasi, itu pun sebetulnya data dari BNPT awalnya," katanya.

Baca juga: Buku Terorisme Beredar Luas di Internet, Polri Buru Akun Penyebar
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenag Dukung MUI Desak...
Kemenag Dukung MUI Desak Aturan Tegas Jerat Pelaku LGBT
MUI Desak Hukuman Tegas...
MUI Desak Hukuman Tegas Bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT
MUI Desak Pemerintah-DPR...
MUI Desak Pemerintah-DPR Rumuskan Regulasi Soal LGBT: Harus Lebih Berat dari Perzinaan!
MUI: Presiden Kurban...
MUI: Presiden Kurban Pakai APBN Tak Masalah secara Syariat demi Kepentingan Masyarakat
MUI Minta Pelaku Kekerasan...
MUI Minta Pelaku Kekerasan Seksual di Ponpes Ndolo Kusumo Diberi Hukuman Maksimal
Densus Tangkap 8 Terduga...
Densus Tangkap 8 Terduga Teroris JAD Afiliasi ISIS di Sulteng
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
MUI Ajak Umat Islam...
MUI Ajak Umat Islam Jadikan Iduladha Momentum Perkuat Persatuan dan Tingkatkan Kepedulian
Beda Pandangan soal...
Beda Pandangan soal Dam Haji, DPR Sarankan Kemenhaj dan MUI Cari Titik Temu
Rekomendasi
Rosan Lapor Prabowo...
Rosan Lapor Prabowo soal Perampingan 258 BUMN, 300 Pelat Merah Lain Menyusul
Cerita El Rumi & Syifa...
Cerita El Rumi & Syifa Hadju Bulan Madu di Italia, Romantis hingga Penuh Kejutan
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Berita Terkini
Polisi Sebut Pelimpahan...
Polisi Sebut Pelimpahan Roy Suryo dan Tifa Sesuai Prosedur KUHAP
BPIP Umumkan 76 Calon...
BPIP Umumkan 76 Calon Paskibraka 2026 Tingkat Pusat, Ini Nama-namanya
Bonatua Kecewa PTUN...
Bonatua Kecewa PTUN Jakarta Putuskan Sidang Gugatan Penetapan Capres Jokowi Jadi E-Court
Suap Rp61,7 Miliar ke...
Suap Rp61,7 Miliar ke Pejabat Bea Cukai, Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara
Momen Pelimpahan Roy...
Momen Pelimpahan Roy Suryo ke Kejaksaan, Sempat Adu Mulut Tolak Pakai Baju Tahanan
5.000 Jembatan Gantung...
5.000 Jembatan Gantung Dibangun, Prabowo Ingin Percepat Konektivitas Pelosok
Infografis
Aksi Penembakan di Pusat...
Aksi Penembakan di Pusat Kota Paris, Dua Orang Tewas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved