Jadi Tameng Gerakan Presiden 3 Periode, Penanganan Covid-19 Dipertanyakan

Rabu, 23 Juni 2021 - 13:37 WIB
loading...
Jadi Tameng Gerakan...
Perludem mempertanyakan alasan pandemi Covid-19 untuk mengusung wacana perpanjangan masa jabatan presiden. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Wacana perpanjangan masa jabatan presiden menjadi tiga periode justru menguat di tengah peningkatan kasus Covid-19. Alih-alih mempercepat penanganan wabah, Covid-19 justru menjadi alasan memperpanjang masa jabatan presiden.

Direktur Eksekutif Perkumpulan Pemilu dan Demokrasi ( Perludem ) Khoirunnisa Nur Agustyati menilai alasan tersebut tidak relevan, justru ada kesan dibuat-buat. Dia justru mempertanyakan optimisme pemerintah dalam menangani persoalan kesehatan ini.

Baca juga: Wacana Presiden Tiga Periode Akan Membentuk Polarisasi Baru

Sebab, kata dia, untuk menyelesaikan persoalan pandemi Covid-19 ini pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih memiliki 3 tahun ke depan hingga masa jabatannya berakhir di 2024. Jika wacana penambahan masa jabatan presiden selama 3 tahun, dia bertanya apakah situasi darurat ini baru bisa diselesaikan dalam kurang lebih 6 tahun ke depan.

"Artinya pandemi ini baru bisa diselesaikan 6 tahun lagi? Publik jadi bertanya seperti itu," kata perempuan yang akrab disapa Ninis dalam diskusi daring yang digelar Rabu (23/6/2021).

Baca juga: Ketum Parpol Mesti Bersuara Lantang Soal Presiden Tiga Periode, Jangan Diam Saja

Padahal, tutur Ninis, masyarakat berharap situasi pandemi Covid-19 ini bisa secepatnya selesai. Meskipun, virus ini masih ada, tetapi ia berharap pemerintah bisa dengan cepat mengendalikan laju penyebaran Covid-19 di tengah masyarakat.

"Nah itu pertanyaannya, apakah harus menunggu 6 tahun lagi publik harus menjalani hari-hari yang mungkin buat sebagian orang kita berat, masalah ekonomi dan sebagainya. Jadi ini justru yang menjadi pertanyaan publik," ujar dia.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPRD Sepakat Hak Angket...
DPRD Sepakat Hak Angket dan Pansus Pemakzulan Bupati Pati Sudewo, Perludem: Jalan Keluar Penuhi Tuntutan Warga
DPP Perindo Gandeng...
DPP Perindo Gandeng Perludem Gelar FGD Bahas Tata Ulang Sistem Kepemiluan usai Putusan MK
NasDem Respons Putusan...
NasDem Respons Putusan MK 135: Melanggar Prinsip Kepastian Hukum
MK Putuskan Pemilu Nasional...
MK Putuskan Pemilu Nasional dan Pemilu Lokal Dipisah, Ini Respons DPR, DPD, dan Perludem
Putusan Terbaru MK soal...
Putusan Terbaru MK soal Pemilu Beri Ruang Lebih ke Parpol untuk Rekrutmen yang Lebih Baik
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Incar 3 Periode, Trump:...
Incar 3 Periode, Trump: Saya Tidak Bercanda
Eks Bos CDC Klaim Peran...
Eks Bos CDC Klaim Peran Penting AS dalam Memulai Pandemi Covid
Dharma Pongrekun Sebut...
Dharma Pongrekun Sebut Pandemi Agenda Terselubung Asing, Ini Alasan Ridwan Kamil Tanya soal Covid-19
Rekomendasi
Harga BYD M6 DM Dirilis:...
Harga BYD M6 DM Dirilis: Mulai Rp298 Juta, Klaim Irit 65 Km/Liter Setara Motor Matic
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perbandingan 5 Varian...
Perbandingan 5 Varian BYD M6 DM: Mana yang Pas untuk Kebutuhan Anda?
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
5 Negara Terancam setelah...
5 Negara Terancam setelah Donald Trump Kembali Jadi Presiden AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved