Ketum Parpol Mesti Bersuara Lantang Soal Presiden Tiga Periode, Jangan Diam Saja

Rabu, 23 Juni 2021 - 12:37 WIB
loading...
Ketum Parpol Mesti Bersuara...
Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin meminta ketum parpol bersuara lantang sikapi wacana presiden tiga periode. Foto/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Para ketua umum partai politik ( ketum parpol ) pendukung pemerintah perlu bersuara menyikapi wacana jabatan presiden tiga periode . Wacana itu muncul setelah adanya sejumlah masyarakat yang mendorong Presiden Joko Widodo (Jokowi) maju ke Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024 berpasangan dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Bahkan, sejumlah masyarakat yang menamakan diri sebagai Komunitas Jokowi-Prabowo (Jokpro) 2024 itu telah meresmikan sekretariat nasional di Jalan Tegal Parang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, pada Sabtu (19/6/2021). Mereka menyuarakan wacana presiden tiga periode.

"Mestinya bersuara keras dan lantang. Jangan diam-diam saja. Apakah mereka takut pada Jokowi atau sudah tersandera oleh Jokowi, sehingga mereka semua diam seribu bahasa dan tak berdaya. Mereka-mereka itu ketum partai. Orang-orang hebat," ujar Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin kepada SINDOnews, Rabu (23/6/2021).

Baca juga: Soal Presiden Tiga Periode, Pengamat Ini Singgung Safety Player

Menurut Ujang, seharusnya para ketua umum partai politik pendukung pemerintah itu bersuara menolak wacana masa jabatan presiden tiga periode. "Ini kok yang nolak selalu rakyat. Jika mereka diam dan tak berani lantang bersuara, maka indikasi ke tiga periode bisa saja benar. Dan rakyat akan menolaknya," tuturnya.

Baca juga: Darurat Corona, HNW: Jangan Meresahkan dengan Wacana Presiden 3 Periode

Dia pun mempertanyakan apakah para ketua umum partai politik pendukung pemerintah itu tidak berani bersuara menolak wacana jabatan presiden menjadi tiga periode itu. "Padahal mereka-mereka juga berkeinginan jadi capres atau cawapres di 2024," ujarnya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPK Usul Masa Jabatan...
KPK Usul Masa Jabatan Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Noel: Kok Lembaga Hukum Berpolitik, Ini Aneh!
Respons Usulan KPK,...
Respons Usulan KPK, PKS Akui Sudah Batasi Masa Jabatan Ketum Maksimal 2 Periode
Demokrat: Pemerintah...
Demokrat: Pemerintah Tidak Perlu Batasi Masa Jabatan Ketum Parpol
KPK Usul Masa Jabatan...
KPK Usul Masa Jabatan Ketum Partai Dibatasi 2 Periode, Mulyanto PKS: Penting Dibahas
KPK Usul Masa Jabatan...
KPK Usul Masa Jabatan Ketum Partai Dibatasi 2 Periode, Wamendagri: Jangan Bertentangan dengan UU
KPK Usul Masa Jabatan...
KPK Usul Masa Jabatan Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Yahya Zaini: Bagi Golkar Itu Sudah Biasa
Buka Muscab Sumut, Mardiono...
Buka Muscab Sumut, Mardiono Ajak Kader PPP Bersatu Hadapi Agenda Politik
Mardiono Safari Ramadan...
Mardiono Safari Ramadan ke Ponpes Babussalam, Perkuat Silaturahmi Ulama dan Umaro
DPC PPP Sleman Hasilkan...
DPC PPP Sleman Hasilkan Sejumlah Keputusan Strategis, Tegaskan Dukung Mardiono
Rekomendasi
Ford Batal Gunakan Baterai...
Ford Batal Gunakan Baterai LFP untuk Mobil Listriknya
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Berita Terkini
Telusuri Aset Tersangka...
Telusuri Aset Tersangka Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Pengelola Apartemen
Tahun Baru Islam, Menag:...
Tahun Baru Islam, Menag: Momentum Pentingnya Dialog dan Merangkul Perbedaan
KPU Kaji Penerapan E-Voting...
KPU Kaji Penerapan E-Voting untuk Pemilu di Luar Negeri, Ini Alasannya
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Infografis
Jokowi Diminta Tarik...
Jokowi Diminta Tarik Pernyataan soal Presiden Boleh Kampanye
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved