Ogah Cederai Demokrasi, PPP Tegaskan Masa Jabatan Presiden Dua Periode

loading...
Ogah Cederai Demokrasi, PPP Tegaskan Masa Jabatan Presiden Dua Periode
Ketua DPP PPP Achmad Baidowi (tengah). Foto/Dok SINDO
JAKARTA - Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Achmad Baidowi meminta agar tak ada pihak-pihak yang mencoba mengganggu Presiden Joko Widodo (Jokowi) lewat wacana presiden tiga periode . PPP junjung demokrasi yang membatasi masa jabatan presiden.

Pria yang akrab disapa Awiek ini meminta sejumlah pihak untuk tidak menjerumuskan Jokowi dengan isu-isu yang spekulatif. Sebab, saat ini, kepala negara tengah fokus pada kerja-kerjanya memimpin bangsa ini.

"Kami berharap Pak Jokowi tetap diberi keleluasaan memimpin negeri ini sampai masa jabatan berakhir, tidak diganggu oleh isu-isu yang sifatnya isu-isu 'spekulatif'," kata Awiek kepada wartawan, Selasa (22/6/2021).

Sebagai partai koalisi pemerintah, PPP masih berkomitmen mengedepankan konstitusi bahwa masa jabatan presiden paling lama dua periode. Terlebih, penolakan itu juga sudah ditegaskan oleh Presiden Jokowi.



Baca juga: Refly Harun Mau Kampanye Tolak Presiden Tiga Periode

"PPP tidak ingin mencederai demokrasi, kita sebagai satu kelompok reformasi tentu PPP menjunjung nilai-nilai tinggi demokrasi hasil amendemen UUD 45 yang membatasi masa jabatan presiden," pungkasnya.

Baca juga: Ketua Relawan Ganjarist Sebut Jokowi Tiga Periode Ngawur

Diketahui, komunitas Jokpro 2024 telah meresmikan sekretariat nasional di Jalan Tegal Parang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, pada Sabtu (19/6/2021). Sejumlah masyarakat itu menyuarakan presiden tiga periode dengan mengusung Jokowi-Prabowo.
(zik)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top