Belum Kantongi Tiket Pilpres 2024, Konvensi Capres Berisiko

Jum'at, 18 Juni 2021 - 15:09 WIB
loading...
Belum Kantongi Tiket...
Analis Komunikasi Politik Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga mengatakan partai yang tidak memenuhi ambang batas presiden melaksanakan konvensi calon presiden tentu penuh risiko. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Partai Nasdem berencana akan melaksanakan Konvensi Calon Presiden (Capres) pada 2022 untuk menjaring capres potensial untuk Pemilu Presiden (Pilpres) 2024 . Ketentuan konvensi ini tidak akan melibatkan ketua umum (ketum) partai politik (parpol).

Menanggapi hal itu, Analis Komunikasi Politik Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga mengapresiasi rencana Partai Nasdem yang akan melaksanakan konvensi tentu layak diapresiasi. Sebab, melalui konvensi proses pencalonan capres lebih transparan dan demokratis. Baca juga: Konvensi Capres Ide Baik bagi Demokratisasi, tapi Bisa Bikin Mandek Kaderisasi di Parpol

"Setiap anak bangsa diberi ruang seluas-luasnya ikut berkompetisi untuk mendapat tiket capres. Kompetisi terbuka ini memastikan calon yang terpilih benar-benar melalui seleksi ketat dengan melibatkan masyarakat," ujar Jamil kepada wartawan, Jumat (18/6/2021).

Dengan konvensi itu, Jamil melanjutkan masyarakat tahu kapasitas dan integritas calon yang terpilih dalam konvensi. Hal itu akan membantu pemilih nantinya dalam menentukan pilihannya saat Pilpres. Pemilih tidak lagi memilih capres seperti kucing dalam karung.

Namun masalahnya, kata mantan Dekan FIKOM IISIP ini, calon yang terpilih belum tentu dapat diusung Nasdem. Sebab, Nasdem dengan perolehan suara pada Pileg 2019 hanya memiliki 9,05% kursi sehingga tentunya tidak bisa mengusung capres sendiri. Nasdem harus berkoalisi dengan partai lain untuk memenuhi ambang batas pencalonan 20%.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Momen Ketua Komisi XIII...
Momen Ketua Komisi XIII DPR Singgung Isu Merger Gerindra-Nasdem
Tegaskan Komitmen Nasdem...
Tegaskan Komitmen Nasdem Dukung RUU PPRT, Sahroni: Bismillah, Kita Sahkan Tahun Ini
Buka Puasa Bersama Anak...
Buka Puasa Bersama Anak Yatim, NasDem Teguhkan Spirit Kebangsaan dan Solidaritas
Sahroni Kembali Jadi...
Sahroni Kembali Jadi Wakil Ketua Komisi III DPR: Mudah-mudahan Saya Menjadi Lebih Baik
Ahmad Sahroni Kembali...
Ahmad Sahroni Kembali Jadi Pimpinan Komisi III DPR RI
Urusan Dukungan Pilpres...
Urusan Dukungan Pilpres 2029, Nasdem Akan Bicarakan di Internal
Ribuan Kader Meriahkan...
Ribuan Kader Meriahkan Funwalk HUT-14 NasDem: Satu Semangat Perubahan
HUT ke-14, Nasdem Bakti...
HUT ke-14, Nasdem Bakti Sosial di Panti Sosial Cipayung Jaktim
Daftar Mobil Sahroni...
Daftar Mobil Sahroni yang Dirusak Massa di Rumahnya, dari Lexus, Porsche, hingga Mustang
Rekomendasi
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
Nakei Tampilkan Pendewasaan...
Nakei Tampilkan Pendewasaan Musik Lewat Single Kedua 'Setengah Hadir'
Berita Terkini
Canda Prabowo ke HIPMI:...
Canda Prabowo ke HIPMI: Pengusaha Indonesia Banyak Dosanya
Hakim Ingatkan Tersangka...
Hakim Ingatkan Tersangka Bea Cukai Tak Berdusta: Di Akhirat Nanti Masuk Neraka
Hanura Bantah Punya...
Hanura Bantah Punya Yayasan Pengelola MBG, Sebut Narasi yang Beredar Hoaks
Kejagung Pelajari Bukti...
Kejagung Pelajari Bukti Terkait Pengajuan Justice Collaborator Eks Waka BGN Sony Sonjaya
Sidang PLK di PTUN,...
Sidang PLK di PTUN, Ahli Tegaskan Pencabutan Badan Hukum oleh Kemenkum Sudah Tepat
Sony Sonjaya Belum Ajukan...
Sony Sonjaya Belum Ajukan Permohonan Perlindungan Justice Collaborator ke LPSK
Infografis
Presiden Trump: Zelensky...
Presiden Trump: Zelensky Belum Siap untuk Perdamaian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved