Kasus COVID-19 Melonjak, Ketua DPD RI Minta Tunda Agenda Pertemuan Besar
Kamis, 17 Juni 2021 - 13:28 WIB
loading...
A
A
A
“Jadi menurut saya, tunda saja. Dari pada menjadi klaster baru setelah acara, yang kemudian peserta kembali ke daerah masing-masing menjadi carrier virus,” tutur Ketua Kadin Jatim periode 2009-2019 itu.
Desakan penundaan Munas Kadin Indonesia ke-VIII sebelumnya sudah pernah dilontarkan beberapa Ketua Kadin Provinsi menyusul meningkatnya kasus COVID-19 setelah libur Lebaran kemarin. Apalagi dengan terdeteksinya varian baru COVID-19 yang berasal dari India dan Afrika.
Usulan penundaan itu juga datang dari Ketua Kadin Provinsi Jawa Tengah, Kukrit Suryo Wicaksono; Jawa Timur, Adik Dwi Putranto; Sumatera Utara, Ivan Batubara dan Wawan Harmawan, Wakil Ketua Kadin Daerah Istimewa Yogyakarta. Baca juga: Ketua DPD RI Dapat Gelar Kehormatan Datuk dari Kesultanan Pontianak
Mereka rata-rata menyoroti tempat dan waktu Munas, dimana semula di Bali, pada 2-4 Juni 2021 pindah dan mundur ke Kendari, 30 Juni 2021. Perpindahan itu dinilai janggal, sebab Kendari minim fasilitas. Tempat munas mesti di daerah yang rendah kasus COVID-19 nya dan memadai dalam infrastrukur, mulai hotel, gedung tempat acara, transportasi, juga sarana wisata.
Desakan penundaan Munas Kadin Indonesia ke-VIII sebelumnya sudah pernah dilontarkan beberapa Ketua Kadin Provinsi menyusul meningkatnya kasus COVID-19 setelah libur Lebaran kemarin. Apalagi dengan terdeteksinya varian baru COVID-19 yang berasal dari India dan Afrika.
Usulan penundaan itu juga datang dari Ketua Kadin Provinsi Jawa Tengah, Kukrit Suryo Wicaksono; Jawa Timur, Adik Dwi Putranto; Sumatera Utara, Ivan Batubara dan Wawan Harmawan, Wakil Ketua Kadin Daerah Istimewa Yogyakarta. Baca juga: Ketua DPD RI Dapat Gelar Kehormatan Datuk dari Kesultanan Pontianak
Mereka rata-rata menyoroti tempat dan waktu Munas, dimana semula di Bali, pada 2-4 Juni 2021 pindah dan mundur ke Kendari, 30 Juni 2021. Perpindahan itu dinilai janggal, sebab Kendari minim fasilitas. Tempat munas mesti di daerah yang rendah kasus COVID-19 nya dan memadai dalam infrastrukur, mulai hotel, gedung tempat acara, transportasi, juga sarana wisata.
(kri)
Lihat Juga :