Mahfud MD Ajak Kiai di Bangkalan Sadarkan Masyarakat tentang Bahaya Covid-19
Rabu, 16 Juni 2021 - 08:45 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Kasus Covid-19 Mulai Tinggi, Depok Kembali Optimalkan Tempat Tidur
Mahfud menjelaskan, pemerintah bukan tidak berbuat apa-apa. Pemerintah melakukan kebijakan sudah berdialog dan meminta pendapat ulama seperti NU, Muhammadiyah, dan MUI. "Namun masyarakat kita ini, apalagi di Bangkalan, kalau tokoh agama mencontohkan, dan bicara, mereka pasti ikut," ujarnya.
Dalam sesi diskusi dengan menghadirkan pakar kesehatan dari Universitas Airlangga Prof. Abdurrahman, yang juga putra asli kelahiran Bangkalan, Madura, serta Kiai Imam Bukhori Kholil, antara lain dibahas bahwa banyak kiai sepuh, bahkan kiai muda wafat karena Covid-19.
"Hal ini menjadikan pegangan pilar-pilar kehidupan kita bisa jadi goyah. Semua akibat umumnya karena virus Covid-19. Sehingga semua sepatutnya mengambil contoh menghindari penyakit thoun zaman Nabi dahulu, semata-mata dalam rangka menjaga jiwa," tuturnya.
Mahfud menjelaskan, pemerintah bukan tidak berbuat apa-apa. Pemerintah melakukan kebijakan sudah berdialog dan meminta pendapat ulama seperti NU, Muhammadiyah, dan MUI. "Namun masyarakat kita ini, apalagi di Bangkalan, kalau tokoh agama mencontohkan, dan bicara, mereka pasti ikut," ujarnya.
Dalam sesi diskusi dengan menghadirkan pakar kesehatan dari Universitas Airlangga Prof. Abdurrahman, yang juga putra asli kelahiran Bangkalan, Madura, serta Kiai Imam Bukhori Kholil, antara lain dibahas bahwa banyak kiai sepuh, bahkan kiai muda wafat karena Covid-19.
"Hal ini menjadikan pegangan pilar-pilar kehidupan kita bisa jadi goyah. Semua akibat umumnya karena virus Covid-19. Sehingga semua sepatutnya mengambil contoh menghindari penyakit thoun zaman Nabi dahulu, semata-mata dalam rangka menjaga jiwa," tuturnya.
(zik)
Lihat Juga :