La Nyalla: Kalbar Tak Boleh Bergantung Listrik dari Malaysia

Selasa, 15 Juni 2021 - 14:16 WIB
loading...
La Nyalla: Kalbar Tak...
Ketua DPD AA La Nyalla Mahmud Mattalitti ditemani sejumlah Senator dan Wakil Gubernur Kalbar Ria Norsan saat berkunjung ke Istana Kadriah Kesultanan Pontianak, Minggu (13/6/2021). Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) AA La Nyalla Mahmud Mattalitti mendorong Kalimantan Barat (Kalbar) memiliki kemandirian dan ketahanan energi.

Menurut dia, Kalbar tidak boleh lagi bergantung pasokan listrik dari Malaysia. La Nyalla mengatakan itu menanggapi ucapan Gubernur Kalbar Sutarmidji yang mengatakan pada periode Agustus 2020 Kalbar masih bergantung pada Sesco Malaysia untuk memenuhi kebutuhan listrik sebesar 714,78 MW. Beban puncak kebutuhan listrik di Kalbar adalah 509,52 MW.

Menurut La Nyalla, sebagai negara besar dengan sumber daya alam melimpah, Indonesia semestinya malu jika ketergantungan energi kepada negara tetangga.

“Kita harus terus berusaha membangun pembangkit-pembangkit listrik di Kalimantan Barat. Potensinya sangat besar mengingat kita kaya sumber energi. Intinya, enggak boleh lagi beli listrik dari Malaysia. Malu kita sebagai negara besar tetapi energi saja harus dipasok oleh negara lain,” tutur La Nyalla yang baru saja melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan Barat.Baca juga: Bebani Masyarakat, La Nyalla Minta Pajak Sembako dan Pendidikan Ditinjau Ulang

Oleh karena itu, senator asal Jawa Timur itu menyambut baik beroperasinya pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Kalbar-1 unit 2 milik swasta yang berlokasi di Bengkayang, Kalimantan Barat. Pengoperasian PLTU itu dapat menurunkan volume pembelian listrik dari Sesco Malaysia hingga 48%.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Recovery Bertahap Kunci...
Recovery Bertahap Kunci Pemulihan Blackout Sistem Interkoneksi di Sumatera
Kejagung: Ada Keterlibatan...
Kejagung: Ada Keterlibatan Penyelenggara Negara di Kasus Korupsi Tambang Bauksit Kalbar
Polemik Lomba Cerdas...
Polemik Lomba Cerdas Cermat, MPR Evaluasi Penggunaan Speaker
Ketua MPR Tegaskan Final...
Ketua MPR Tegaskan Final Cerdas Cermat di Kalbar Diulang, Juri Independen
Tsunami 2004 Kerusakan...
Tsunami 2004 Kerusakan Jaringan Listrik di 8 Titik, Banjir Sumatera Tersebar 442 Titik
Selamat Ginting: Penyerangan...
Selamat Ginting: Penyerangan oleh Pekerja China Terhadap TNI Alarm Serius bagi Kedaulatan Negara
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
Masyarakat Diimbau Jaga...
Masyarakat Diimbau Jaga Jarak Aman 3 Meter dari Jaringan dan Instalasi Listrik
Sumatera Blackout, AHY:...
Sumatera Blackout, AHY: Sedang Diinvestigasi Permasalahan Utama
Rekomendasi
Insiden Penembakan Dekat...
Insiden Penembakan Dekat Markas Timnas Inggris Bayangi Piala Dunia 2026
Viral Paspor Ditemukan...
Viral Paspor Ditemukan Berserakan di Jalan, Imigrasi Gelar Investigasi
Sadisnya Tentara Israel...
Sadisnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat, IDF Luncurkan Penyelidikan
Berita Terkini
TAUD Ajukan Penghentian...
TAUD Ajukan Penghentian Sidang Kasus Andrie Yunus ke Pengadilan Militer Jakarta
Milad ke-24, BSMI Komitmen...
Milad ke-24, BSMI Komitmen Kokohkan Pelayanan Kemanusiaan Bagi Indonesia dan Dunia
Mensesneg Tegaskan Belum...
Mensesneg Tegaskan Belum Ada Rencana Reshuffle Kabinet
KPK Panggil 2 Tersangka...
KPK Panggil 2 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Kapolri Buka Peluang...
Kapolri Buka Peluang Sipil Duduki Jabatan di Polri, Pakar: Modernisasi Kelembagaan
Fokus Belanja Negara
Fokus Belanja Negara
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved