Perekam George Floyd Dapat Penghargaan, Fadli Zon Sebut Amerika Pancasilais

Sabtu, 12 Juni 2021 - 22:26 WIB
loading...
Perekam George Floyd...
Anggota DPR dari Fraksi Partai Gerindra, Fadli Zon. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Anggota DPR dari Partai Gerindra, Fadli Zon mengomentari pemberian penghargaan terhadap remaja yang merekam detik-detik George Flyod dengan telepon selulernya.

Darnella Frazier mendapatkan penghargaan dari Pulitzer Prize atas videonya yang merekam detik-detik tewasnya George Floyd , seorang pria kulit hitam warga Amerika Serikat yang meninggal karena ditindih dengan lutut oleh seorang polisi. Pulitzer Prize adalah penghargaan bergengsi dalam jurnalisme Amerika Serikat.

Melalui akun Twitternya, Fadli Zon yang juga menjabat Kepala Badan Kerja Sama Antarparlemen (BKSAP) menilai penghargaan itu menunjukkan Amerika Serikat menerapkan prinsip kemanusiaan yang adil dan beradab.

"Ternyata Amerika lebih Pancasilais menerapkan prinsip kemanusiaan yang adil dan beradab," kata Fadli seperti dikutip dari lini masa akun Twitternya, @fadlizon, Sabtu (12/6/2021).Baca juga: Remaja yang Merekam Pembunuhan George Floyd Dapat Hadiah Khusus dari Pulitzer

Postingan Fadli Zon pun dikomentari banyak pengguna media sosial Twitter. Mereka meramaikan kolom komentar Fadli. Ada yang setuju, ada juga yang tidak sependapat dengan Fadli.

"Amerika di sini maksudnya pemerintahnya, warga negaranya, aparatnya atau apa bang? Apakah sebuah penghargaan bisa menggambarkan prinsip kemanusiaan? Bagaimana kasus diskrimanasi rasial di USA yang masih terjadi saat ini?" cuit pemilik akun @ImamSarjono15.

"Kalau Bung Fadli mau pindah le amerika..monggo silahken..saya senang kok.." cuit pemilik akun @Haris27784343.Baca juga: Dewan HAM PBB Sebut Vonis Bersalah Eks Polisi Pembunuh George Floyd Keputusan Penting
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Indonesia di Antara...
Indonesia di Antara Quantum Warfare dan Multipolaritas
Thucydides Trap: Antinomi...
Thucydides Trap: Antinomi China dan Amerika
Menhan Ungkap Asal Muasal...
Menhan Ungkap Asal Muasal Amerika Serikat Ajukan Overflight Access ke Indonesia
Menkomdigi Tegaskan...
Menkomdigi Tegaskan Pertukaran Data dengan AS Bukan Data Kependudukan
Amerika Serikat di Persimpangan...
Amerika Serikat di Persimpangan Damai Pada Perang Iran
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Pasokan Teluk Pulih,...
Pasokan Teluk Pulih, Harga Minyak Mentah Brent Turun ke Level Terendah dalam Empat Bulan
Rekomendasi
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
WOSPAC Paparkan Solusi...
WOSPAC Paparkan Solusi Menuju Piala Dunia dan Masa Depan Sepak Bola Indonesia
Francesco Bagnaia Tinggalkan...
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati di Akhir MotoGP 2026
Berita Terkini
PAMA Group Tanam 2.000...
PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang: 'Jadi Benteng Alami dari Perubahan Iklim'
Buku Sang Arsitek Presisi...
Buku Sang Arsitek Presisi Polri Ulas Kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo
Dokter Tifa: Dakwaan...
Dokter Tifa: Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Berisi Pasal Lemah
Dokter Tifa Mulai Disidang...
Dokter Tifa Mulai Disidang 2 Juli: Insya Allah Kami Siap
Gus Yaqut Sakit, KPK...
Gus Yaqut Sakit, KPK Bantarkan Penahanannya ke RS Polri Kramatjati
1 Lagi Calon Manajer...
1 Lagi Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal Dunia saat Latsarmil, Total 3 Orang
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved