Ramai Pajak Sembako, Politikus Demokrat Beri Komentar Menohok

loading...
Ramai Pajak Sembako, Politikus Demokrat Beri Komentar Menohok
Rencana pemerintah mengenakan pajak pertambahan nilai atau PPN jasa pendidikan dan sembako ramai jadi perbincangan serta tak sedikit pihak yang mengkritik. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Rencana pemerintah mengenakan pajak pertambahan nilai atau PPN pada jasa pendidikan dan sembako ramai jadi perbincangan serta tak sedikit pihak yang melontarkan kritik.

Baca juga: Berbagi Tugas, PAN dan Muhammadiyah Tolak Pajak Pendidikan

Salah satunya, Deputi Strategi dan Kebijakan Balitbang DPP Partai Demokrat Yan Harahap. Bahkan, Yan memberikan komentar menohok melalui akun Twitter-nya, @YanHarahap, Jumat (11/6/2021).

"Ibarat rakyat yang sedang sakit, mau makan pun susah, eh giliran beli bahan pokok pun dikenakan pajak," cuit Yan Harahap dikutip dari lini masa Twitter pada Sabtu (12/6/2021).



Baca juga: Politikus Golkar Minta Pemerintah Tunda Pajak Sembako

Dalam cuitan itu, Yan memposting link berita media yang berisi kritikan dari Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat Sartono Hutomo terhadap rencana pemerintah itu. Cuitan Yan Harahap itu mendapat 100 likes, satu tweet kutipan dan 26 retweet.

Sejumlah netizen pun mengomentari cuitan Yan Harahap tersebut. "Buat yg jomblo cepetan nikah, buruan lho nanti takutnya nikahan kena pajak juga," cuit seorang netizen, @Dejavuu33.

Di bagian cuitannya lain, Yan Harahap membeberkan tugas pemerintah yang seharusnya dilakukan. "Seyogianya Pemerintah itu membantu meringankan beban rakyatnya, bukan malah membebaninya dengan berbagai rupa pajak," cuit Yan Harahap.
(maf)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top