Hadapi Perkembangan Zaman Tak Bisa Lepas dari Penelitian dan Pengembangan
Kamis, 10 Juni 2021 - 21:10 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Rencana Meredupkan Matahari, Ilmuwan Ajukan Anggaran Penelitian US$100 Juta
Menurut Achmad, dalam menghadapi persaingan global, peran penelitian dan pengkajian sangat penting dan strategis. Salah satu kebijakan pemerintah untuk meningkatkan mutu penelitian dan pengkajian dengan membentuk badan otonom yaitu Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berdasarkan Undang-undang (UU) Nomor 11 Tahun 2019 tentang Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan dan Tekonogi (Sisnas Iptek).
"Dalam kaitan perubahan tersebut tema Temu Nasional Peneliti Tahun 2021 adalah 'Masa Depan Riset Agama dan Keagamaan di bawah koordinasi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)," jelasnya.
"Secara umum kegiatan ini diarahkan pada dua hal pokok, yaitu sebagai wahana untuk peningkatan kompetensi dan evaluasi kinerja peneliti Kementerian Agama dalam menyongsong hadirnya lembaga BRIN," tambahnya.
Peserta Temu Ilmiah Nasional Peneliti seluruhnya berjumlah 300 orang dengan komposisi 100 orang luring dan 200 orang daring. Peserta terdiri dari peneliti Badan Litbang, yaitu Pusat dan Unit Pelaksana Teknis yang tersebar di tiga Balai Litbang, peserta kementerian/lembaga lain, serta panitia pelaksana.
Menurut Achmad, dalam menghadapi persaingan global, peran penelitian dan pengkajian sangat penting dan strategis. Salah satu kebijakan pemerintah untuk meningkatkan mutu penelitian dan pengkajian dengan membentuk badan otonom yaitu Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berdasarkan Undang-undang (UU) Nomor 11 Tahun 2019 tentang Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan dan Tekonogi (Sisnas Iptek).
"Dalam kaitan perubahan tersebut tema Temu Nasional Peneliti Tahun 2021 adalah 'Masa Depan Riset Agama dan Keagamaan di bawah koordinasi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)," jelasnya.
"Secara umum kegiatan ini diarahkan pada dua hal pokok, yaitu sebagai wahana untuk peningkatan kompetensi dan evaluasi kinerja peneliti Kementerian Agama dalam menyongsong hadirnya lembaga BRIN," tambahnya.
Peserta Temu Ilmiah Nasional Peneliti seluruhnya berjumlah 300 orang dengan komposisi 100 orang luring dan 200 orang daring. Peserta terdiri dari peneliti Badan Litbang, yaitu Pusat dan Unit Pelaksana Teknis yang tersebar di tiga Balai Litbang, peserta kementerian/lembaga lain, serta panitia pelaksana.
Lihat Juga :