Presiden Jokowi Ingin Revisi UU ITE, DPR Tunggu Usulan Pemerintah

Kamis, 10 Juni 2021 - 13:58 WIB
loading...
Presiden Jokowi Ingin...
Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid menyatakan DPR siap untuk membahas UU ITE tersebut dan menunggu usulan pemerintah. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan ingin merevisi sejumlah pasal dalam Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Informatika (UU ITE).

Menanggapi keinginan itu, Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid menyatakan DPR siap untuk membahas UU ITE tersebut dan menunggu usulan pemerintah. "Kalau kita dari DPR monggo aja silakan, kita tunggu kalau pemerintah berencana secara serius merevisi UU ITE kedua kali, revisi kedua. Kita tunggu saja, sifatnya ini inisiatif dari pemerintah, DPR siap membahas," kata Meutya kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (10/6/2021). Baca juga: Pemerintah Dinilai Tak Serius Cabut Akar Masalah UU ITE

Oleh karena itu, kata Ketua DPP Partai Golkar ini berharap, jika memang Presiden berkeinginan merevisi, DPR akan menunggu itu dan proses revisinya nanti tidak berlarut-larut karena hanya merubah beberapa pasal. "Kalau demikian kita harapkan tidak berlarut-larut, tidak lama karena hanya beberapa pasal terbatas yang sudah dimasukkan oleh pemerintah, mudah-mudahan cepat selesai kalau misalnya ada," ujarnya. Baca juga: Muncul Wacana Pemilu 2024 Tidak Lagi Mencoblos tapi Menulis

Apakah UU ITE itu akan masuk program legislasi nasional (Prolegnas) Prioritas 2021, menurut Meutya, Prolegnas diputuskan pemerintah bersama DPR, tinggal nanti pemerintah mengusulkan itu dalam Prolegnas Prioritas 2021, dan DPR mempersilakan itu. "Silakan aja, mungkin kan di tengah-tengah ada revisi prolegnas itu masih memungkinkan," ucap Meutya.

Namun demikian, Meuta menegaskan DPR menunggu usulan dari pemerintah dan siap membahas. Serta, saat membahas nanti diharapkan tidak berlarut-larut pembahasannya. "Saya hanya mengatakan nanti kalau dari pemerintah sudah masuk kita siap membahas dan mudah-mudahan tidak berlarut-larut karena hanya pasal-pasal tertentu saja. Ini inisiasi pemerintah terserah pemerintah mau kirim kapan kita siap, yang saya maksud cepat itu ketika masuk di DPR saya harapkan tidak berlarut-larut karena hanya terbatas," tandas Meutya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakar Hukum: UU Polri...
Pakar Hukum: UU Polri yang Baru Akomodasi Kepentingan Masyarakat dan Kepolisian
Revisi UU Polri Disahkan...
Revisi UU Polri Disahkan Jadi Undang-Undang, Pelayanan Kepolisian Diharapkan Meningkat
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
Dadan Hindayana Cs Terjerat...
Dadan Hindayana Cs Terjerat Korupsi, DPR Perketat Pengawasan Tata Kelola di BGN
Trimedya Panjaitan Sebut...
Trimedya Panjaitan Sebut RUU HPI Sejalan dengan Semangat Prabowo Perkuat Posisi Hukum Indonesia
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Antisipasi Ancaman PHK Massal di Industri Hasil Tembakau
DPR dan Pemerintah Pastikan...
DPR dan Pemerintah Pastikan Tak Ada Kendala Besar saat Puncak Haji
Jelang Armuzna, DPR...
Jelang Armuzna, DPR Ingatkan Pemerintah soal Layanan Konsumsi dan Transportasi
Komisi III DPR Nilai...
Komisi III DPR Nilai Kasus Amsal Sitepu Janggal, Proses Hukum Tak Objektif
Rekomendasi
DADA Buka Registrasi...
DADA Buka Registrasi RUPST 19 Juni, Siapkan Dividen Rp2 Miliar
Polisi Imbau Mahasiswa...
Polisi Imbau Mahasiswa Waspadai Demo Hari Ini Ditunggangi
Bisa Tetap Berkarya!...
Bisa Tetap Berkarya! Ini Tips Menjaga Kualitas Hidup Setelah Pensiun
Berita Terkini
KPK Rincikan Penyitaan...
KPK Rincikan Penyitaan Uang dari Geledah Rumah Silmy Karim
GP Ansor Rombak Kepengurusan,...
GP Ansor Rombak Kepengurusan, Sejumlah Tokoh Muda NU Masuk Struktur
Menjaga Kampus Tetap...
Menjaga Kampus Tetap Relevan Tanpa Menjadi 'Pabrik'
Pemilik Blueray Cargo...
Pemilik Blueray Cargo Ngaku Setor Rp30 Miliar ke Dedi Congor
Akvindo: Tembakau Alternatif...
Akvindo: Tembakau Alternatif Kurangi Paparan Asap Rokok
Terima Audiensi DPRD...
Terima Audiensi DPRD Malaka, BNPP Bahas Peluang Pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas
Infografis
Delcy Rodriguez, Presiden...
Delcy Rodriguez, Presiden Sementara Venezuela yang Dijuluki Harimau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved