Rayakan Malam Idul Fitri dengan Muhasabah Akbar
Minggu, 24 Mei 2020 - 21:48 WIB
loading...
Ketua Dewan Pembina ACT Ahyudin memberikan sambutan saat Muhasabah Akbar digelar di Jakarta. FOTO/IST
A
A
A
JAKARTA - Larangan mudik yang ditetapkan pemerintah demi menekan lajunya penderita COVID-19 tidak mengurangi gegap gempita masyarakat dalam menyambut Idul Fitri. Untuk menyemarakkan malam kemenangan, ACT menggelar Muhasabah Akbar pada Sabtu (23/5/2020). Dengan tetap memperhatikan kaidah pembatasan jarak sosial.
Sebagai momentum sekaligus wujud syukur atas nikmat dan ampunan Allah Ta’ala dengan mengevaluasi diri bersama-sama, ACT mengajak semua elemen masyarakat memanfaatkan momentum akhir menyambut hari kemenangan melalui Muhasabah Akbar dan doa bersama untuk keselamatan umat Islam dan seluruh bangsa Indonesia.
Acara yang dilakukan secara daring ini menghadirkan sejumlah dai, artis, qari internasional, dan relawan yang berbagi pengalaman mereka berkecimpung di dunia kemanusiaan. Sama halnya dengan Ramadhan, muslim menyambut Idul Fitri tahun ini dalam kondisi pandemi. (Baca juga: Catatan Egy Massadiah dari Lokasi Salat Ied Letjen TNI Doni Monardo)
Ketua Dewan Pembina ACT Ahyudin mengatakan bahwa di saat bangsa dan dunia dirundung duka karena pandemi ini, tentu masyarakat harus menyikapi pandemi dengan baik dan terus berprasangka baik kepada Sang Pencipta.
“Semakin besar musibah yang diberikan, maka semakin besar pula rahmat yang diberikan Allah. Ramadhan memberikan kekuatan batiniah, meskipun musibah pandemi menyerang fisik kita. Marilah kita bermuhasabah dengan sebaik-baiknya muhasabah kita. Aktivitas tolong-menolong, bahu membahu sangat menakjubkan, patut disyukuri. Optimisme dan semangat dan lahan-lahan kebaikan telah Allah bentangkan terlebih di tengah pandemi ini. Ketakwaan menjadi modal kita untuk terus menghadapi pandemi ini,” ungkap Ahyudin.
Di sisi lain, Ahyudin menyampaikan bahwa selama masa Ramadhan, donatur yang bergabung dalam berbagai program juga meningkat. Hal ini menjadi bukti bahwa kepedulian sosial selama pandemi meningkat. “Kami mengalami peningkatan donatur yang mengamanahkan donasinya untuk saling berbagi di tengah pandemi ini. Musibah yang ada ini di sisi lain meningkatkan kepekaan solidaritas sosial,” tambahnya.
Acara yang akan dipandu oleh beberapa anggota Kajian Musawarah, yakni Chand Kelvin, Reza Aditya, serta Arie K Untung ini juga akan menghadirkan hiburan dalam Konser Kemanusiaan. Sejumlah musisi akan meramaikan segmen tersebut seperti grup Adam yang populer dengan mengkover lagu "Aisyah".
Sebagai momentum sekaligus wujud syukur atas nikmat dan ampunan Allah Ta’ala dengan mengevaluasi diri bersama-sama, ACT mengajak semua elemen masyarakat memanfaatkan momentum akhir menyambut hari kemenangan melalui Muhasabah Akbar dan doa bersama untuk keselamatan umat Islam dan seluruh bangsa Indonesia.
Acara yang dilakukan secara daring ini menghadirkan sejumlah dai, artis, qari internasional, dan relawan yang berbagi pengalaman mereka berkecimpung di dunia kemanusiaan. Sama halnya dengan Ramadhan, muslim menyambut Idul Fitri tahun ini dalam kondisi pandemi. (Baca juga: Catatan Egy Massadiah dari Lokasi Salat Ied Letjen TNI Doni Monardo)
Ketua Dewan Pembina ACT Ahyudin mengatakan bahwa di saat bangsa dan dunia dirundung duka karena pandemi ini, tentu masyarakat harus menyikapi pandemi dengan baik dan terus berprasangka baik kepada Sang Pencipta.
“Semakin besar musibah yang diberikan, maka semakin besar pula rahmat yang diberikan Allah. Ramadhan memberikan kekuatan batiniah, meskipun musibah pandemi menyerang fisik kita. Marilah kita bermuhasabah dengan sebaik-baiknya muhasabah kita. Aktivitas tolong-menolong, bahu membahu sangat menakjubkan, patut disyukuri. Optimisme dan semangat dan lahan-lahan kebaikan telah Allah bentangkan terlebih di tengah pandemi ini. Ketakwaan menjadi modal kita untuk terus menghadapi pandemi ini,” ungkap Ahyudin.
Di sisi lain, Ahyudin menyampaikan bahwa selama masa Ramadhan, donatur yang bergabung dalam berbagai program juga meningkat. Hal ini menjadi bukti bahwa kepedulian sosial selama pandemi meningkat. “Kami mengalami peningkatan donatur yang mengamanahkan donasinya untuk saling berbagi di tengah pandemi ini. Musibah yang ada ini di sisi lain meningkatkan kepekaan solidaritas sosial,” tambahnya.
Acara yang akan dipandu oleh beberapa anggota Kajian Musawarah, yakni Chand Kelvin, Reza Aditya, serta Arie K Untung ini juga akan menghadirkan hiburan dalam Konser Kemanusiaan. Sejumlah musisi akan meramaikan segmen tersebut seperti grup Adam yang populer dengan mengkover lagu "Aisyah".
Lihat Juga :