Ingat Risiko Ini, Capres yang Muncul Duluan Biasanya Dikerjai Lawan
Sabtu, 05 Juni 2021 - 19:58 WIB
loading...
A
A
A
Namun, Ujang menilai wajar jika sejumlah partai politik saat ini sudah mulai memunculkan masing-masing jagonya untuk berlaga di Pilpres mendatang. "Karena jika partai politik tak memunculkan dan mendorong jagonya jadi Capres atau Cawapres, itu akan rugi. Rugi karena tak nantinya tak dapat efek ekor jas," ujarnya.
Dia menambahkan, karena tidak ada petahana atau incumbent di Pilpres 2024 nanti, maka akan menjadi pertarungan bebas dan partai-partai berkesempatan mengajukan jagonya masing-masing. Ujang mengingatkan bahwa Pilpres atau Pileg tinggal tiga tahun lagi.
"Tiga tahun bukanlah waktu yang lama di politik. Oleh karena itu, partai-partai politik sudah bergerak dan memanaskan mesinnya dan memunculkan figur-figur pilihannya," kata dia.
Baca juga: Serius Usulkan Puan-Anies di Pilpres 2024, Politikus PDIP Effendi Simbolon: Bukan Asbun
Sekadar diketahui, sejumlah partai politik (Parpol) sudah memulai pasang kuda-kudanya. Masing-masing jagonya untuk Pilpres mendatang mulai dimunculkan sejumlah Parpol itu.
Dia menambahkan, karena tidak ada petahana atau incumbent di Pilpres 2024 nanti, maka akan menjadi pertarungan bebas dan partai-partai berkesempatan mengajukan jagonya masing-masing. Ujang mengingatkan bahwa Pilpres atau Pileg tinggal tiga tahun lagi.
"Tiga tahun bukanlah waktu yang lama di politik. Oleh karena itu, partai-partai politik sudah bergerak dan memanaskan mesinnya dan memunculkan figur-figur pilihannya," kata dia.
Baca juga: Serius Usulkan Puan-Anies di Pilpres 2024, Politikus PDIP Effendi Simbolon: Bukan Asbun
Sekadar diketahui, sejumlah partai politik (Parpol) sudah memulai pasang kuda-kudanya. Masing-masing jagonya untuk Pilpres mendatang mulai dimunculkan sejumlah Parpol itu.
Lihat Juga :